"Sejak bantuan diterima hari Senin (09/03/2026) kemarin, total yg didapat dari berjualan kelontong sebesar Rp400 ribu. Alhamdulillah bisa makan untuk sekeluarga dan sebagian besar lainnya diputar untuk modal warungan lagi," kata Megawati.
Dirinya juga mengungkapkan keinginannya untuk menekuni usaha warung kelontong yang Ia dapat.
"Semoga saya bisa mengembangkan bantuan ini. Rasanya seperti bermimpi mendapat bantuan ini," ungkapnya.
Selain warung kelontong, Sentra Budi Luhur Banjarbaru juga menyerahkan bantuan ternak ayam untuk menambah penghasilan keluarga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan saling melengkapi dan mempercepat proses keluarga Megawati terlepas dari jeratan kemiskinan.
Sentra Budi Luhur Banjarbaru turut menyalurkan bantuan kebutuhan dasar dan nutrisi guna memastikan keluarga tersebut menjalani ibadah di Ramadan dengan nyaman.
"Saya hari ini melihat Kholemy sekolah di SR rasanya bahagia sekali, dibantu oleh Pemerintah, meringankan beban kami. Bersyukur sekali ada SR. Kalau tidak ada program ini mungkin anak saya Kholemy putus sekolah," ucap Megawati.
Sebelumnya, Megawati merupakan ibu dari Kholemy Almu Dhatser, salah satu siswa kelas 1 SRMP 20 Banjarbaru asal Kab. Barito Kuala. Kholemy adalah anak ketiga dari 9 bersaudara. Kholemy sempat putus sekolah selama setahun karena kendala biaya dan sempat bekerja menjadi buruh harian lepas sebagai kuli angkut sawit dan bekerja serabutan lainnya yang bisa dilakukan untuk membantu perekonomian keluarga. Hadirnya program Sekolah Rakyat telah mengubah langkah baru Kholemy menjadi lebih mantap lagi untuk mengukir masa depan yang lebih baik dan menjadi kesempatan untuk membawa keluarganya keluar dari jerat kemiskinan yang selama ini dialami.***
Berita Terkait
-
Kemensos Jajaki Kerja Sama Kirim Lulusan Sekolah Rakyat Bekerja di Jepang
-
Sinergi Kemensos dan PB Inkanas Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat
-
Cara Cek Bansos Kemensos Mei 2026 Pakai HP, Sudah Cair Belum?
-
Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Ingatkan ASN Kemensos Tetap Absen dan Lapor Kinerja Selama WFH: Ada Sanksi jika Melanggar!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi