News / Nasional
Senin, 16 Maret 2026 | 13:18 WIB
Rismon Sianipar bersama kuasa hukumnya Jahmada Girsang usai menemui Jokowi. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Aktivis Zulkifli S Ekomei menilai manuver Rismon Sianipar terkait ijazah Jokowi adalah skenario intelijen, bukan penyerahan diri biasa.
  • Zulkifli meragukan kecepatan Rismon menyusun buku, meyakini adanya tim profesional di belakang Rismon.
  • Perubahan sikap Rismon disebut sebagai upaya penyesatan informasi karena fakta kepalsuan ijazah hampir terungkap.

Selain memicu adu domba dan rasa saling tidak percaya di antara sesama aktivis, seperti konflik antara Rismon dan rekannya, Michael, hal ini juga berdampak pada kualitas peradaban bangsa.

Roy Suryo, Rismon Sianipar dan dokter Tifa memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya di kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi, Kamis (13/11/2025). (Suara.com/M Yasir)

Zulkifli menyayangkan energi bangsa yang habis terkuras oleh intrik semacam ini, yang ia sebut sebagai bentuk "pembodohan".

Skenario Pelaporan Ijazah Palsu Rismon

Menanggapi kabar bahwa Rismon kini justru digugat balik terkait dugaan ijazah palsu miliknya sendiri, Zulkifli menilainya sebagai bagian dari skenario besar yang sudah dirancang secara sistematis sejak awal.

Ia mengimbau publik dan para aktivis untuk tidak reaksioner dalam menanggapi fenomena ini.

Mengutip pepatah Jawa, Zulkifli mengingatkan agar masyarakat ojo kagetan, ojo gumunan (jangan mudah kaget, jangan mudah heran).

"Itu saya kira sudah bagian dari skenario awal. Ada saatnya nanti ini jasanya dibuat, ini dibuka. Itu kan sudah skenario besar ini. Itu sudah sistematis. Nah kita yang harus Hati-hati,” pungkasnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Baca Juga: Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss

Load More