- Dua perantau asal Madura, Rizky dan Uki, menunggu bus Gunung Harta di Terminal Kalideres menuju kampung halaman.
- Rizky terpaksa naik bus 12 jam karena belum menerima gaji bulanan dari tempat kerjanya di Jakarta.
- Mereka memilih moda transportasi bus untuk berhemat agar sisa dana dapat digunakan untuk kebutuhan keluarga di Madura.
Baginya, selisih biaya perjalanan bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga saat tiba di kampung halaman.
“Sebenarnya cukup kalau naik pesawat. Tapi pilih bus supaya lebih irit. Uangnya bisa dipakai nanti pas di Madura, buat jalan-jalan sama keluarga,” katanya.
Hal serupa juga dirasakan Uki. Ia mengaku sudah empat bulan tidak pulang ke kampung halaman dan sangat merindukan keluarga.
“Yang paling dikangenin ya anak sama istri,” kata Uki singkat.
Terminal Kalideres, Titik Pulang Para Perantau
Bagi Rizky dan Uki, Terminal Kalideres bukan sekadar tempat transit. Terminal ini menjadi titik awal perjalanan panjang menuju rumah, tempat di mana mereka bisa kembali merasakan hangatnya kebersamaan keluarga.
Perjalanan 12 jam melalui Tol Trans-Jawa kini sudah menanti di depan mata.
Bagi mereka dan ribuan pemudik lainnya, bus yang mereka tumpangi bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga kapal harapan yang membawa mereka kembali ke pelukan keluarga.
“Asyik kalau mudik, Kak. Kalau pulang biasa nggak seramai ini. Lebaran memang beda,” ujar Rizky sebelum akhirnya naik ke bus yang akan membawanya pulang.
Baca Juga: ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
Terkini
-
Komnas HAM Beri Status Pembela HAM ke Andrie Yunus, Desak Polisi Ungkap Teror Air Keras
-
Selat Hormuz Masih Terisolir, Produksi Minyak Kawasan Teluk Anjlok Hampir 7 Juta Barel!
-
Kondisi Terkini Terminal Kampung Rambutan: Penumpang Meroket, Harga Tiket Masih Normal
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, LPSK Berikan Perlindungan bagi Korban dan Saksi
-
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 10 Kg Ganja di Grogol, Dua Pemuda Ditangkap
-
Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari
-
DPR Dorong Kemenkes Pastikan Pengobatan Terbaik untuk Andrie Yunus
-
Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY
-
Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?