News / Internasional
Selasa, 17 Maret 2026 | 23:13 WIB
Ilustrasi politisi perempuan [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pejabat Zambia mengungkap dugaan pelecehan seksual sebagai syarat pencalonan politik menjelang Pemilu 13 Agustus mendatang.
  • Kepala Divisi Gender mengimbau calon politisi perempuan merekam dan melaporkan permintaan layanan seksual tersebut sebagai praktik tidak etis.
  • Aktivis menyebut praktik pemerasan seksual ini sebagai *sextortion* yang menghambat partisipasi perempuan dalam politik Zambia.

Namun, jumlah perempuan dalam jabatan strategis negara masih jauh dari seimbang.

Kontributor: M.Faqih

Load More