News / Nasional
Rabu, 18 Maret 2026 | 15:05 WIB
Impor 105 Ribu Pick-up Disorot, Ray Rangkuti: Tak Ada Alasan KPK Tidak Usut Dugaan Kerugian Negara di PT Agrinas [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pengamat politik Ray Rangkuti meminta KPK mengusut potensi kerugian negara impor 105.000 mobil pick-up PT Agrinas Pangan Nusantara.
  • Publik perlu mendorong aparat penegak hukum lain seperti Kejaksaan untuk menyelidiki dugaan impor mobil dari India ini.
  • Kebijakan impor ini dinilai bertentangan dengan semangat penguatan industri otomotif nasional dan potensi praktik korupsi.

“Kebijakan impor ini harus dilihat sebagai potensi perburuan rente antara bisnis dan politik. Ini bisa menjadi pintu masuk praktik korupsi,” katanya.

Ia menambahkan hasil pemantauan aktivis antikorupsi menunjukkan adanya potensi konflik kepentingan dalam program tersebut.

Karena itu, pemerintah diminta mengevaluasi kebijakan sebelum menimbulkan kerugian lebih besar.

“Program impor ini sebaiknya dibatalkan karena tidak menguntungkan industri dalam negeri dan tidak mendorong ekonomi rakyat kecil,” ujarnya.

Load More