- PBB mengapresiasi kesepakatan jeda pertempuran Afghanistan-Pakistan untuk Idul Fitri, berharap ini permanen.
- Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq, menyatakan gencatan senjata mulai Rabu tengah malam adalah langkah krusial.
- PBB mengutuk serangan Pakistan sebelumnya terhadap pusat rehabilitasi narkoba di Kabul, meskipun menyambut baik jeda ini.
Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan apresiasi tinggi atas kesepakatan jeda pertempuran antadalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri.
PBB berharap momentum perdamaian ini tidak hanya bersifat sementara, namun dapat dipermanenkan.
Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq, dalam konferensi pers pada Rabu (18/3), menyatakan bahwa pengumuman gencatan senjata yang dimulai sejak Rabu tengah malam tersebut adalah langkah krusial untuk mengakhiri ketegangan di perbatasan.
"Itu sebuah perkembangan yang disambut baik," kata Haq kepada awak media.
Haq menegaskan kembali pesan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang mendesak dilakukannya de-eskalasi, penghentian permusuhan segera, serta kepatuhan total terhadap hukum internasional.
"Jadi, (jeda) ini sejalan dengan (seruan) itu. Dan kami berharap agar penangguhan selama Idul Fitri dapat diperpanjang," tambah Haq.
Meski menyambut baik perdamaian ini, PBB tetap memberikan catatan keras terhadap eskalasi kekerasan yang terjadi sebelumnya. Haq menyebut pihaknya mengutuk serangan Pakistan pada Senin (16/3) yang menghantam pusat rehabilitasi narkoba di Ibu Kota Kabul.
Konflik kedua negara diketahui memanas sepanjang Maret ini. Pakistan sempat meluncurkan serangan udara ke Provinsi Nangarhar dan Paktika yang diklaim sebagai basis militan, namun otoritas Afghanistan melaporkan jatuhnya korban jiwa dari kalangan sipil.
Sebagai balasan, Afghanistan sempat melancarkan operasi militer di sepanjang Garis Durand—perbatasan sensitif yang tidak diakui Kabul—pada 26 Februari lalu. Pakistan merespons balik dengan Operasi Ghazab lil Haq sebagai reaksi atas apa yang mereka sebut sebagai "penembakan tanpa provokasi". (Antara/ Sputnik/RIA Novosti)
Baca Juga: 10 Pantun Mudik Lebaran 2026 Lucu dan Menghibur untuk Keluarga
Berita Terkait
-
Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?
-
Ustaz Yusuf Mansur Umumkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026, Simak Dasar Penetapannya!
-
Dilema Mudik Lebaran: Siapa yang Jaga Orang Tua Rentan Saat Semua Keluarga Pulang Kampung?
-
5 HP Kamera Jernih Rp1 Jutaan untuk Foto-Foto Lebaran Makin Estetik
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026