- Korlantas Polri menutup sementara Tol MBZ pada Kamis (19/3/2025) karena volume kendaraan dari Jakarta menuju timur meningkat tajam.
- Penutupan selama 1,5 jam bertujuan mengurai kepadatan di tol layang, yang kemudian dibuka kembali setelah arus mulai terurai.
- Volume kendaraan mencapai 270 ribu unit hingga Kamis pagi, naik signifikan dari 221 ribu unit pada Selasa (17/3).
Setelah dilakukan penutupan dan pengaturan arus selama kurang lebih 1,5 jam, pihak kepolisian mengevaluasi bahwa kepadatan di atas tol MBZ mulai terurai.
Penurunan kepadatan ini memungkinkan petugas untuk membuka kembali akses bagi kendaraan yang ingin melintas di jalur layang tersebut.
Kondisi di jalur bawah tol Jakarta-Cikampek juga dilaporkan tetap bergerak meskipun terjadi pengalihan arus dari jalur atas.
“MBZ tadi kita tutup hampir 1,5 jam. Karena langkah-langkah daripada contraflow sudah selesai, tentunya kita buka lagi dan alhamdulillah sekarang lancar,” ucapnya.
Situasi lonjakan kendaraan ini sebenarnya sudah mulai terbaca sejak beberapa hari sebelumnya.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola jalan tol layang MBZ mencatat pergerakan kendaraan yang sangat masif meninggalkan wilayah Jakarta.
Pada Selasa (17/3), data internal perusahaan menunjukkan sebanyak 63.275 kendaraan terpantau melintasi Tol MBZ menuju arah Cikampek.
Lonjakan yang terjadi pada Selasa tersebut menjadi indikator awal bagi petugas untuk bersiap menghadapi puncak arus.
Berdasarkan data lalu lintas yang dirilis, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Tol MBZ pada hari itu mengalami peningkatan hingga 200,54 persen jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal harian yang biasanya hanya mencapai 21.054 kendaraan.
Baca Juga: Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini
Persentase kenaikan yang mencapai dua kali lipat lebih dari kondisi normal ini menjadi catatan penting dalam pengelolaan arus lalu lintas di salah satu ruas tol tersibuk di Indonesia tersebut.
Berita Terkait
-
Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini
-
Kritik PDIP untuk Mudik 2026, Indonesia Disebut Masih Tertinggal Dari China
-
Didominasi Motor, Arus Mudik di Kalimalang Padat Merayap
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu