News / Internasional
Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:39 WIB
Juru Bicara Garda Revolusi Iran Ali Mohammad Naini [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Juru bicara Garda Revolusi Iran, Ali Mohammad Naini, tewas akibat serangan militer AS dan Israel pada Jumat (20/3).
  • Naini sebelum tewas menegaskan perang akan berlanjut hingga ancaman terhadap Iran terangkat sepenuhnya.
  • Militer Israel mengonfirmasi eliminasi Naini, sementara AS klaim hancurkan lebih 100 kapal Iran di Selat Hormuz.

Suara.com - Di tengah gema takbir yang berkumandang jelang perayaan Idul Fitri 1447 H, kabar duka datang dari Iran.

Serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel diklaim telah menewaskan juru bicara Garda Revolusi Iran, Ali Mohammad Naini.

Kepastian tewasnya Naini dikonfirmasi oleh pemerintah Iran pada Jumat (20/3) waktu setempat.

Naini, yang juga menjabat deputi hubungan masyarakat pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC), tewas hanya beberapa hari setelah tokoh penting Iran lainnya ikut dilumpuhkan dalam operasi militer.

Situasi ini menandai eskalasi tajam dalam konflik kawasan yang kian memanas.

Beberapa jam sebelum tewas, Naini masih sempat menyampaikan pernyataan tegas terkait kemampuan militer Iran. “Perang ini akan berlanjut sampai musuh benar-benar kelelahan,” ujarnya dilansir dari Aljazeera.

Ia juga menegaskan bahwa konflik harus berakhir hanya ketika ancaman terhadap Iran benar-benar hilang.

“Perang ini harus berakhir ketika bayang-bayang perang telah diangkat dari negara ini,” katanya.

Pernyataan itu sekaligus membantah klaim Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebut Iran sudah kehilangan kemampuan nuklir dan rudal balistik.

Netanyahu sebelumnya menegaskan, “Kami akan menghancurkan kemampuan itu hingga menjadi debu.”

Baca Juga: Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

Di sisi lain, Naini juga sempat menantang Amerika Serikat terkait dominasi Iran di kawasan Teluk.

Naini menyatakan Selat Hormuz sepenuhnya berada dalam kendali Iran.

“Selat Hormuz berada di bawah pengelolaan penuh angkatan laut IRGC dan Iran memiliki kedaulatan penuh,” ujarnya.

Ia bahkan menyinggung Donald Trump, “Jika berani, kirimkan kapal ke kawasan Teluk Persia.”

Militer Israel mengonfirmasi bahwa Naini dieliminasi dalam serangan udara terbaru.

Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim telah menghancurkan lebih dari 100 kapal militer Iran dalam operasi di kawasan tersebut.

Load More