News / Internasional
Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:05 WIB
Presiden Sri Lanka, Anura Kumara Dissanayake [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Sri Lanka menolak izin pendaratan dua pesawat tempur AS bersenjata rudal pada 26 Februari 2024.
  • Keputusan penolakan tersebut diambil untuk menjaga posisi netral Sri Lanka di tengah konflik memanas Iran-AS.
  • Sri Lanka juga menerima permintaan kunjungan kapal angkatan laut Iran pada hari yang sama, menegaskan sikap seimbang.

Sri Lanka menegaskan tidak ingin terseret konflik dan berkomitmen menjaga keseimbangan diplomatiknya.

Meski bersikap netral, Sri Lanka tetap terlibat dalam misi kemanusiaan.

Angkatan laut Sri Lanka menyelamatkan 32 awak kapal Iran dari IRIS Dena yang diserang, serta mengevakuasi lebih dari 200 awak kapal lainnya beberapa hari kemudian.

Kontributor: M.Faqih

Load More