- Iran meluncurkan serangan rudal ke selatan Israel, meliputi Dimona dan Arad, melukai total lebih dari 100 warga sipil.
- Serangan balasan Iran ini terjadi setelah fasilitas nuklir Natanz diserang oleh serangan gabungan AS dan Israel sebelumnya.
- Pascaperistiwa, Israel menghentikan sekolah tatap muka dan Hezbollah juga menyerang utara, eskalasi konflik meluas di kawasan.
Suara.com - Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir.
Serangan ini terjadi sebagai balasan setelah lokasi nuklir Iran di Natanz dihantam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Rudal Iran menghantam kota Arad dan Dimona, yang merupakan lokasi Shimon Peres Negev Nuclear Research Center, fasilitas yang diduga terkait program nuklir Israel.
Pemerintah Israel tidak pernah secara resmi mengakui kepemilikan senjata nuklir.
Otoritas medis melaporkan korban luka dalam jumlah besar akibat serangan tersebut.
“Setidaknya 88 orang terluka di Arad, termasuk seorang anak perempuan berusia lima tahun, dan sepuluh orang dalam kondisi serius,” kata petugas penyelamat setempat seperti dilansir dari NY Post.
Serangan di Dimona juga menyebabkan puluhan korban.
“Serangan di Dimona menimbulkan 59 korban luka, termasuk seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dalam kondisi kritis,” menurut laporan layanan darurat.
Relawan medis United Hatzalah, Tomer Segev, menggambarkan situasi di lokasi sebagai sangat kacau.
Baca Juga: Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
“Itu pemandangan yang sangat sulit. Saat tiba di lokasi, saya langsung menangani sekitar 40 korban,” ujarnya.
Serangan ini sempat memicu kekhawatiran bahwa Iran menggunakan jenis rudal baru yang mampu menembus pertahanan udara Israel.
Namun militer Israel membantah hal tersebut.
Juru bicara militer Israel, Brigjen Effie Defrin, mengatakan sistem pertahanan tetap bekerja.
“Sistem pertahanan udara beroperasi, tetapi rudal tidak berhasil dicegat. Kami akan menyelidiki insiden ini. Ini bukan jenis amunisi baru,” katanya.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyampaikan doa bagi korban dan menegaskan operasi militer akan terus berlanjut.
Berita Terkait
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik
-
Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia
-
Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar
-
Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri
-
Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump
-
Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah