Bisnis / Inspiratif
Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mengatakan volume kendaraan meningkat 41,80 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal di Jakarta, Rabu (25/3/2026). [Antara]
Baca 10 detik
  • Puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi di Jabodetabek dengan total 197.747 kendaraan kembali ke area tersebut.
  • Gerbang Tol Cikunir 6 mencatat peningkatan volume kendaraan paling drastis, naik 273,09 persen dari kondisi normal.
  • Total peningkatan volume kendaraan balik Jabodetabek tercatat 41,80 persen dibandingkan dengan rata-rata transaksi lalu lintas normal harian.

Suara.com - Puncak arus balik Lebaran 2026 telah terjadi di wilayah Jabodetabek. Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan yang kembali menuju Jakarta dan sekitarnya.

Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati mengatakan volume kendaraan menunjukkan peningkatan tajam dibandingkan kondisi normal.

"Total sebanyak 197.747 kendaraan atau meningkat 41,80 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 139.450 kendaraan transaksi yang kembali menuju Jabodetabek melalui empat gerbang tol," ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).

Lonjakan ini menjadi indikator kuat puncak arus balik tengah berlangsung. Pergerakan kendaraan meningkat di sejumlah pintu masuk utama menuju wilayah Jabodetabek.
Salah satu titik dengan volume tertinggi tercatat di Gerbang Tol Halim. Arus kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui titik ini mengalami kenaikan signifikan.

"Tercatat sebanyak 72.161 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 26,46 persen terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 57.064 kendaraan," ujarnya.

Sementara itu, lonjakan paling drastis terjadi di Gerbang Tol Cikunir 6. Kenaikan di titik ini bahkan mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan kondisi normal.

"Tercatat sebanyak 22.680 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 273,09 persen terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 6.079 kendaraan," katanya.

Gerbang Tol Cikupa juga mencatat peningkatan meski tidak setinggi titik lainnya. Arus kendaraan tetap menunjukkan tren naik seiring arus balik yang terus berlangsung.

"Tercatat sebanyak 49.667 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 10,36 persen terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 45.006 kendaraan," ungkapnya.

Baca Juga: Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA

Di sisi lain, Gerbang Tol Ciawi 2 turut mengalami lonjakan signifikan. Jalur dari arah Bogor dan Puncak menjadi salah satu kontributor utama arus balik.

"Jumlah ini naik sebanyak 70,09 persen terhadap lalu lintas transaksi normal yaitu sebanyak 31.301 kendaraan," pungkasnya.

Load More