- Dr. Tifa membantah spekulasi mundur dari kasus ijazah Jokowi dengan merilis buku baru berjudul Otak Politik Jokowi (OPJ).
- Buku OPJ mengkaji neuropolitika Jokowi, khususnya isu ijazah dan dampaknya terhadap kebijakan publik, mendapat pengantar Rocky Gerung.
- Dr. Tifa mengkritik cara kekuasaan yang mengorbankan integritas, menuntut pembuktian ijazah secara transparan di depan publik.
Suara.com - Di tengah mencuatnya spekulasi yang menyebut dr. Tifauzia Tyassuma alilas dr. Tifa, telah menyerah dalam perjuangannya terhadap kasus Ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan memilih "merapat" ke Solo, dirinya justru memberikan jawaban menohok.
Alih-alih mundur, dr. Tifa baru saja merilis karya terbarunya yang bertajuk Otak Politik Jokowi (OPJ) atau yang kerap disebut netizen sebagai Jokowi's White Paper Jilid 2.
Isu mundurnya dr. Tifa bermula dari absennya ia di berbagai acara televisi dan media sosial dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini memicu rumor bahwa dirinya mengikuti jejak sejumlah pihak yang dituding telah beralih haluan.
Spekulasi ini turut disinggung oleh pakar hukum dan tata negara, Refly Harun, dalam tayangan di kanal YouTube pribadinya.
Menurut Refly Harun, absennya dr. Tifa murni karena fokus beribadah di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, bukan karena melakukan kompromi politik.
"Akhirnya beredarlah spekulasi bahwa saya diam-diam ke Solo menghadap Raja Jawa untuk mengharapkan pengampunan," ujar Refly membacakan klarifikasi Dr. Tifa dalam kanal Youtube Refly Harun, pada Kamis (26/3/2026).
Bongkar Perilaku Politik Lewat OPJ
Bantahan paling konkret atas isu tersebut diwujudkan dr. Tifa melalui peluncuran buku OPJ.
Dalam cuitan di akun X resminya (@DokterTifa), ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berhenti menyuarakan kebenaran.
Baca Juga: Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Lagi UU ITE ke MK, Bentuk Tim Troya Tanpa Rismon Sianipar
"Siapa bilang Dr. Tifa quit?" tulisnya dalam akun X tersebut.
Buku Otak Politik Jokowi merupakan kelanjutan dari penelitian dr. Tifa terkait neuropolitika perilaku mantan Presiden Jokowi. Buku ini secara spesifik menyoroti isu ijazah, pendidikan, serta sinkronisitasnya dengan berbagai kebijakan publik yang selama ini menjadi sorotan tajam publik.
Menariknya, buku yang dicetak secara terbatas ini turut mendapat perhatian dari ahli filsafat, Rocky Gerung, yang memberikan pengantar khusus.
“Saking serius dan pentingnya buku ini maka Maestro Filsafat Politik, Rocky Gerung, merasa perlu memberikan Kata Pengantar untuk buku ini,” tulis Dr. Tifa.
Kritik Terhadap Cara-Cara Kekuasaan
Selain membantah rumor, dr. Tifa juga menyoroti praktik-praktik kekuasaan yang dinilainya mulai mengorbankan integritas dan reputasi akademisi.
Berita Terkait
-
Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Lagi UU ITE ke MK, Bentuk Tim Troya Tanpa Rismon Sianipar
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana