- Gus Ipul pecat PNS Kemensos yang mangkir kerja meskipun rutin isi absensi.
- Mensos tindak tegas satu pegawai yang dua tahun tidak laksanakan tugas.
- Ribuan ASN Kemensos mangkir kerja, satu orang resmi diberhentikan secara permanen.
Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul resmi menandatangani surat pemecatan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Sosial. Pegawai tersebut terbukti tidak menjalankan tugasnya selama bertahun-tahun, meskipun data absensinya selalu tercatat hadir.
Pemecatan ini merupakan bagian dari langkah tegas penertiban disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemensos. Langkah ini diambil setelah ditemukannya ribuan pegawai yang mangkir kerja pada hari pertama masuk pasca-libur Lebaran 2026.
Berdasarkan data internal Kemensos, dari total 46.090 ASN, rincian kehadirannya adalah: 3.683 pegawai bekerja dari kantor (work from office), 5.071 menjalankan work from anywhere (WFA), dan 34.284 menggunakan skema flexible working arrangement. Namun, terdapat 2.708 pegawai yang tercatat tidak hadir tanpa keterangan yang sah.
“Di antara 2.700-an pegawai tersebut, ada satu yang hari ini saya tandatangani pemecatannya karena telah memenuhi syarat untuk diberhentikan,” ujar Gus Ipul saat apel pembinaan pegawai Kemensos di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Gus Ipul menjelaskan, oknum pegawai tersebut melakukan manipulasi dengan tetap melakukan absensi datang dan pulang, tapi tidak pernah melaksanakan tugasnya secara nyata. Pegawai yang tidak disebutkan identitasnya ini diketahui tidak pernah mengisi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) selama dua tahun berturut-turut.
“Ada pegawai yang absen pagi dan pulang, tapi tidak melakukan pekerjaannya dengan baik selama bertahun-tahun. SKP pun tidak pernah diisi,” ungkapnya.
Menurut Gus Ipul, tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi karena merugikan institusi dan menjadi beban negara.
“Pegawai yang telah memenuhi syarat pemberhentian segera kita tindak agar tidak menjadi beban semua pihak. Ini juga menjadi pembelajaran bagi seluruh ASN,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan bahwa meski jabatan pimpinan bersifat sementara, pengabdian ASN berlangsung jangka panjang sehingga diperlukan kedisiplinan yang konsisten.
Baca Juga: 3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan
“Masa jabatan saya sebagai menteri mungkin terbatas, tetapi saudara akan mengabdi di sini dalam waktu lama. Hal itu memerlukan kedisiplinan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!