- Pemprov DKI Jakarta berupaya mencegah PHK ribuan PPPK sebagai respons rencana pembatasan belanja pegawai pusat 2027.
- Gubernur DKI Jakarta menegaskan akan mengutamakan keberlangsungan kerja bagi para PPPK yang baru dilantik.
- Pemprov masih menelaah lebih jauh wacana kebijakan pusat karena belum menjadi keputusan final saat ini.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan berupaya agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja terhadap ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai respons atas rencana pemerintah pusat yang akan membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD mulai 2027.
Pemprov DKI Jakarta, kata Pramono, akan mengutamakan keberlangsungan kerja para pegawai yang selama ini telah direkrut dan dilantik.
"Kami akan berusaha tidak ada pemberhentian kerja," ujar Pramono, mengutip laman resmi Pemprov, Senin (30/3/2026).
Pramono menjelaskan, wacana pembatasan belanja pegawai juga masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final dari pemerintah pusat.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga baru saja melantik banyak tenaga PPPK, baik yang bekerja penuh waktu maupun paruh waktu.
"Kemarin PPPK-nya kan memang ada yang paruh waktu maupun yang sepenuhnya itu kan juga baru dilantik," tuturnya.
Kondisi itu menjadi salah satu alasan Pemprov DKI Jakarta berhati-hati dalam merespons rencana kebijakan yang berpotensi berdampak pada formasi dan keberlanjutan kerja aparatur non-ASN berbasis perjanjian kerja.
Pemprov DKI Jakarta pun masih akan menelaah lebih jauh arah kebijakan dari pemerintah pusat sebelum mengambil langkah lanjutan.
Baca Juga: Usai Libur Lebaran, Pemprov DKI Jakarta terapkan WFA
"Kami akan mempelajari itu," pungkas Pramono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia