News / Nasional
Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB
ILUSTRASI Tiga prajurit TNI di Lebanon gugur akibat dua serangan terpisah di tengah konflik bersenjata. (Gemini)
Baca 10 detik
  • Dua prajurit TNI gugur pada Senin (30/3) saat menjalankan misi perdamaian internasional UNIFIL di Lebanon Selatan.
  • Para personel tersebut gugur saat bertugas mengawal pergerakan pasukan UNIFIL di sektor selatan yang sedang rawan.
  • Satu prajurit lain sebelumnya gugur akibat serangan artileri di Kota Adshit al-Qusyar, total sudah ada tiga korban.

"Insiden terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut, dan hingga saat ini penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku," kembali ucap Rico.

Proses investigasi ini menjadi krusial untuk menentukan apakah ada pelanggaran terhadap hukum internasional atau protokol perlindungan pasukan PBB.

Kemenhan menegaskan bahwa keselamatan seluruh personel TNI yang berada di Lebanon menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.

"Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan dan TNI terus melakukan koordinasi erat dengan markas besar UNIFIL guna memastikan keselamatan seluruh personel serta menjamin penanganan terbaik bagi para korban," jelas Rico.

Identitas Prajurit dan Serangan Artileri

Dengan gugurnya dua prajurit pada hari Senin tersebut, total tercatat sudah ada tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon dalam waktu yang berdekatan.

Sebelumnya, identitas salah satu prajurit yang gugur telah terkonfirmasi sebagai Praka Farizal Rhomadhon.

Praka Farizal merupakan bagian dari pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL. Ia dilaporkan gugur akibat serangan artileri yang menghantam posisi kontingen Indonesia.

Lokasi serangan artileri tersebut berada di Kota Adshit al-Qusyar, sebuah wilayah di Lebanon Selatan yang menjadi titik panas konflik.

Baca Juga: Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

Kapuspen Mabes TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan bahwa jenazah Praka Farizal saat ini sedang dalam proses untuk dipulangkan ke tanah air.

"Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beiru," kata Aulia saat dikonfirmasi di Jakarta.

Daftar Korban Luka dalam Serangan

Serangan artileri di Adshit al-Qusyar tidak hanya merenggut nyawa Praka Farizal, tetapi juga menyebabkan beberapa prajurit lainnya mengalami luka-luka.

Mayjen Aulia Dwi Nasrullah merinci bahwa terdapat tiga prajurit lain yang menjadi korban dalam insiden serangan tersebut.

Para prajurit yang terluka diidentifikasi sebagai Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan. Ketiganya segera mendapatkan perawatan medis setelah serangan terjadi untuk memastikan kondisi mereka stabil.

Load More