- Pemerintah Israel secara resmi menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam rencana operasi darat militer Amerika Serikat terhadap Iran.
- Pentagon saat ini tengah mempertimbangkan berbagai opsi serangan militer terbatas meskipun belum mendapat konfirmasi resmi dari Gedung Putih.
- Rencana operasi darat AS tersebut memicu perdebatan domestik terkait besarnya risiko biaya serta potensi penurunan pengaruh global Amerika.
Suara.com - Israel dilaporkan tidak akan terlibat dalam kemungkinan operasi darat yang dipertimbangkan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.
Keputusan ini muncul di tengah wacana Washington untuk memperluas keterlibatannya dalam konflik yang sedang berlangsung.
Media Israel, Channel 12 menyebut bahwa operasi darat sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab militer AS.
“Jika AS melancarkan serangan darat, tentara Israel tidak akan berpartisipasi di lapangan,” demikian isi laporan tersebut, dikutip dari Middle East Monitor.
Sementara itu, Pentagon dikabarkan tengah menyiapkan sejumlah opsi militer, termasuk kemungkinan serangan terbatas.
Namun hingga kini, Gedung Putih belum memberikan konfirmasi resmi apakah Presiden Donald Trump telah menyetujui rencana tersebut.
Laporan ini memicu perdebatan di dalam negeri AS, terutama di kalangan pendukung kebijakan 'America First' serta kelompok yang menentang perang.
Mereka menilai bahwa AS berpotensi terseret dalam konflik darat yang mahal, sementara Israel memilih tidak mengirim pasukannya langsung ke medan tempur di Iran.
Kritik tersebut memperkuat pandangan bahwa beban risiko konflik justru akan lebih banyak ditanggung oleh militer AS.
Baca Juga: Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total
Salah satu suara yang muncul dari media sosial bahkan menyampaikan reaksi keras terhadap situasi ini.
“Bagaimana kalau kita melakukan operasi darat di Israel dan mengambil senjata nuklir mereka dan mendapatkan kembali uang kita?” kata salah seorang influencer media sosial terkenal yang marah atas penolakan Israel.
Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa jika operasi militer di Iran tidak berjalan sesuai rencana, hal itu dapat berdampak pada posisi global Amerika Serikat.
Beberapa pihak menilai keterlibatan dalam perang darat berisiko mempercepat penurunan pengaruh AS di kancah internasional.
Berita Terkait
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
-
Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi
-
Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang
-
Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang