News / Nasional
Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB
Sejumlah petugas pemadam kebakaran Kota Bekasi melakukan pendinginan area permukiman yang terdampak kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). [ANTARA FOTO/Paramayuda/rwa]
Baca 10 detik
  • Kebakaran hebat melanda SPBE di Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam akibat kebocoran gas.
  • Ledakan dahsyat dari lokasi kejadian mengakibatkan kerusakan pada sejumlah ruko serta bangunan kontrakan milik warga sekitar.
  • Sebanyak 14 orang mengalami luka bakar serius dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Suara.com - Suasana malam di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4/2026) mendadak berubah menjadi mencekam akibat peristiwa kebakaran hebat di sebuah SPBE.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB tersebut diduga diawali kebocoran gas yang sempat menimbulkan kepanikan luar biasa bagi para pegawai dan warga sekitar.

“Awalnya saya dengar keributan, pegawai di dalam itu panik karena ada kebocoran gas,” kata salah seorang warga, Abdul Muhi di lokasi.

Sosok yang tinggal tepat di samping SPBE itu melihat kepulan gas mulai menyelimuti lingkungan sekitar layaknya kabut tebal yang menyengat.

“Kayak kabut, jalanan sudah penuh gas. Bau gas juga sudah tercium kuat,” bebernya.

Menyadari bahaya maut yang mengintai, Abdul bergegas mengevakuasi ibunya dan memberikan peringatan keras kepada tetangga sekitar agar segera meninggalkan kediaman mereka.

“Saya panggilin warga, jangan ada yang di rumah. Saya evakuasi ibu saya juga,” ungkapnya.

Dalam sekejap, warga di kawasan padat penduduk itu berhamburan menyelamatkan diri demi menghindari ancaman ledakan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Warga sudah pada lari semua, menyelamatkan diri masing-masing,” kisah Abdul.

Baca Juga: Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian

Benar saja, gema ledakan dahsyat pun menggelegar dan memicu jago merah berkobar hebat beberapa saat setelah warga mulai menjauh dari lokasi.

“Nggak sampai dua menit, langsung ledakan,” jelas Abdul.

Percikan api dari ledakan menyambar cepat ke arah jalan raya hingga menghanguskan deretan ruko serta bangunan kontrakan milik warga.

“Termasuk kontrakan kakak saya,” jelas Abdul.

Kediaman Abdul sendiri tak luput dari amukan api yang merusak bagian plafon hingga kanopi di halaman belakang rumahnya.

Berdasarkan informasi terkini, insiden nahas ini mengakibatkan sedikitnya 14 orang mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Load More