- Kebakaran hebat melanda SPBE di Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam akibat kebocoran gas.
- Ledakan dahsyat dari lokasi kejadian mengakibatkan kerusakan pada sejumlah ruko serta bangunan kontrakan milik warga sekitar.
- Sebanyak 14 orang mengalami luka bakar serius dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Suara.com - Suasana malam di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4/2026) mendadak berubah menjadi mencekam akibat peristiwa kebakaran hebat di sebuah SPBE.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB tersebut diduga diawali kebocoran gas yang sempat menimbulkan kepanikan luar biasa bagi para pegawai dan warga sekitar.
“Awalnya saya dengar keributan, pegawai di dalam itu panik karena ada kebocoran gas,” kata salah seorang warga, Abdul Muhi di lokasi.
Sosok yang tinggal tepat di samping SPBE itu melihat kepulan gas mulai menyelimuti lingkungan sekitar layaknya kabut tebal yang menyengat.
“Kayak kabut, jalanan sudah penuh gas. Bau gas juga sudah tercium kuat,” bebernya.
Menyadari bahaya maut yang mengintai, Abdul bergegas mengevakuasi ibunya dan memberikan peringatan keras kepada tetangga sekitar agar segera meninggalkan kediaman mereka.
“Saya panggilin warga, jangan ada yang di rumah. Saya evakuasi ibu saya juga,” ungkapnya.
Dalam sekejap, warga di kawasan padat penduduk itu berhamburan menyelamatkan diri demi menghindari ancaman ledakan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
“Warga sudah pada lari semua, menyelamatkan diri masing-masing,” kisah Abdul.
Baca Juga: Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian
Benar saja, gema ledakan dahsyat pun menggelegar dan memicu jago merah berkobar hebat beberapa saat setelah warga mulai menjauh dari lokasi.
“Nggak sampai dua menit, langsung ledakan,” jelas Abdul.
Percikan api dari ledakan menyambar cepat ke arah jalan raya hingga menghanguskan deretan ruko serta bangunan kontrakan milik warga.
“Termasuk kontrakan kakak saya,” jelas Abdul.
Kediaman Abdul sendiri tak luput dari amukan api yang merusak bagian plafon hingga kanopi di halaman belakang rumahnya.
Berdasarkan informasi terkini, insiden nahas ini mengakibatkan sedikitnya 14 orang mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Berita Terkait
-
Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian
-
Tak Ada Korban Jiwa dari Kebakaran SPBE Cimuning, Tapi Ada Korban Luka Bakar 90 Persen
-
KPK Bakal Panggil Ono Surono Usai Penggeledahan Rumah Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
-
Prabowo Bangga pada Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia dari Kebakaran di Korea Selatan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run