- Infrastruktur pusat data Amazon Web Services di Bahrain hancur akibat serangan rudal Iran pada Kamis, 2 April 2026.
- Serangan tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada layanan komputasi awan yang berdampak pada operasional bisnis serta pemerintahan.
- Insiden ini merupakan bagian dari ancaman Iran terhadap perusahaan teknologi Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah tersebut.
Serangan terhadap fasilitas Amazon ini bukanlah kejadian yang berdiri sendiri. Sehari sebelum insiden di Bahrain, Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC Iran telah mengeluarkan ancaman terbuka untuk menargetkan perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di Timur Tengah.
Nama-nama besar seperti Microsoft, Google, hingga Apple secara eksplisit disebut sebagai target potensial sebagai bentuk pembalasan atas serangan yang dialami Iran sebelumnya.
Ancaman ini menciptakan kekhawatiran besar bagi para pelaku industri teknologi global. Seiring dengan semakin bergantungnya ekonomi dunia pada infrastruktur cloud, pusat data menjadi aset yang sangat rentan namun sangat krusial.
Jika serangan fisik semacam ini terus berlanjut, stabilitas internet global dan keamanan data pemerintah di wilayah tersebut berada dalam posisi yang sangat berisiko.
Peran Krusial AWS dan Dampak Ekonomi
AWS bukan sekadar divisi tambahan bagi Amazon; ia adalah mesin keuntungan utama (profit driver) perusahaan.
Sebagai pemimpin pasar dalam layanan cloud computing, AWS memfasilitasi operasional jutaan situs web terkenal dan berbagai sistem pemerintahan di seluruh dunia.
Kerusakan pada pusat data fisik dapat mengakibatkan hilangnya data, waktu henti (downtime) yang berkepanjangan, dan biaya pemulihan yang fantastis.
Para pengamat politik internasional menilai, langkah Iran menargetkan infrastruktur teknologi adalah strategi untuk memberikan tekanan ekonomi langsung kepada sekutu-sekutu AS.
Baca Juga: Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak
Dengan menyerang pusat data, dampak yang dihasilkan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga bersifat psikologis dan finansial, mengingat ketergantungan dunia modern pada arus informasi digital yang tidak terputus.
Tag
Berita Terkait
-
Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak
-
Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global
-
Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki
-
Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran
-
Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing
-
Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!
-
Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!
-
Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket
-
Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan
-
TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya