- Kajari Karo Danke Rajagukguk menyampaikan permohonan maaf di hadapan Komisi III DPR RI saat RDP di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
- Permohonan maaf disampaikan merespons kritik keras anggota DPR terkait profesionalisme penanganan kasus hukum Amsal Sitepu oleh Kejari Karo.
- Kajari berkomitmen mengevaluasi kinerja serta memperbaiki penegakan hukum di wilayahnya sesuai arahan yang diberikan anggota Komisi III DPR.
Suara.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang membahas penanganan kasus Amsal Sitepu di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Pernyataan tersebut merupakan respons langsung atas berbagai kritik tajam dan masukan keras yang dilontarkan oleh sejumlah anggota Komisi III DPR RI terkait profesionalisme penanganan perkara di wilayah hukum Kejari Karo.
"Terima kasih Bapak Pimpinan. Saya Kajari Karo mengucapkan terima kasih atas masukan yang disampaikan, kritikan yang disampaikan Bapak-Ibu anggota Komisi III untuk kami perbaiki," ujar Danke Rajagukguk dalam rapat tersebut.
Ia menyatakan, bahwa pihaknya menerima seluruh catatan dari para legislator sebagai bahan evaluasi mendalam.
Ia berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan tersebut agar penegakan hukum di Kejari Karo berjalan sesuai dengan norma dan harapan masyarakat.
"Kami jalankan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bapak-Ibu sekalian. Kami mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan kami," tambahnya.
Sebelumnya, dalam rapat tersebut, jajaran kejaksaan mendapat sorotan tajam karena dianggap melakukan kesalahan fatal dalam proses hukum kasus Amsal Sitepu.
Beberapa anggota dewan, termasuk Hinca Panjaitan, bahkan sempat mendesak adanya sanksi tegas bagi pejabat terkait di Kejari Karo.
Baca Juga: Sebut Kajari Karo Lakukan Dua Kesalahan Fatal dalam Kasus Amsal Sitepu, Anggota DPR: Pindahin Saja!
Sementara itu, ditemui usai rapat oleh awak media, Danke justru memilih menghindar dan bungkam. Terlebih saat ditanya respons dirinya ketika didesak untuk mundur usai polemik kasus Amsal Sitepu, dirinya hanya melempar senyuman sambil meneruskan langkahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat
-
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran
-
BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP
-
Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?