- Militer Israel menghancurkan seluruh kamera pemantau di markas UNIFIL Naqoura, Lebanon selatan, pada 4 April 2026.
- UNIFIL melayangkan nota protes keras terhadap Israel karena tindakan tersebut melanggar norma keselamatan internasional bagi personel.
- Tiga prajurit TNI terluka dalam ledakan di fasilitas PBB kawasan El Adeisse akibat eskalasi militer di Lebanon.
Akibat insiden ledakan yang mengerikan ini, sebanyak tiga orang prajurit penjaga perdamaian PBB yang berasal dari negara Indonesia dipastikan mengalami luka-luka.
Dari ketiga korban prajurit asal Indonesia tersebut, pihak UNIFIL melaporkan bahwa dua di antaranya mengalami luka-luka yang cukup serius dan harus mendapatkan penanganan darurat dari tim medis.
Operasional pasukan UNIFIL sendiri tercatat telah berjalan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Lebanon selatan sejak tahun 1978 silam.
Seiring berjalannya waktu dan dinamika konflik yang terus berubah, mandat dan area operasi mereka diperluas secara signifikan oleh Dewan Keamanan PBB berdasarkan payung hukum Resolusi Dewan Keamanan 1701.
Resolusi khusus tersebut diterbitkan setelah meletusnya perang dahsyat antara pihak Israel melawan kelompok pejuang Hizbullah pada tahun 2006 lalu.
Rentetan serangan udara serta pergerakan operasi militer darat di wilayah kedaulatan Lebanon selatan ini terus dilancarkan oleh militer Israel, meskipun sebenarnya perjanjian gencatan senjata antarkedua belah pihak telah berlaku secara resmi sejak bulan November 2024 yang lalu.
Namun, stabilitas yang mulai terbangun kembali terganggu setelah militer Israel meluncurkan operasi balasan pasca adanya serangan lintas batas yang diprakarsai oleh kelompok Hizbullah pada tanggal 2 Maret 2026 kemarin.
Akibat dari agresi militer yang kian intensif dan tak kunjung reda ini, angka korban jiwa dari pihak warga sipil terus meroket tajam.
Berdasarkan rilis data berkala terbaru dari Otoritas Pemerintah Lebanon, tercatat sedikitnya sudah ada 1.422 orang warga yang dinyatakan tewas akibat rentetan serangan dari militer Israel.
Baca Juga: PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel
Di samping hilangnya ribuan nyawa tersebut, situasi mencekam di Lebanon selatan ini juga telah mengakibatkan sebanyak 4.294 orang lainnya menderita luka-luka dalam berbagai tingkatan.
Berita Terkait
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri