- BRIN menyatakan benda langit misterius yang terlihat di Lampung pada Sabtu (4/4) merupakan sampah antariksa bekas roket China.
- Objek tersebut pecah di atmosfer akibat gesekan panas ekstrem saat melintasi wilayah udara Indonesia menuju Samudera Hindia.
- Analisis data orbit memastikan fenomena tersebut adalah sampah antariksa, bukan meteor alami ataupun aktivitas objek supranatural lainnya.
Serpihan-serpihan yang terlihat berpencar dalam video viral tersebut adalah bagian-bagian roket yang terlepas akibat tekanan atmosfer dan suhu panas yang ekstrem.
Sebelumnya, viral sebuah video di media sosial yang menunjukkan terdapat benda bercahaya yang meluncur di atas langit yang disebut berada di wilayah Lampung.
Dalam rekaman tersebut, masyarakat terdengar bereaksi dengan penuh tanda tanya saat melihat objek tersebut bergerak lambat namun sangat terang.
Benda langit tersebut terlihat memanjang dan berpencar menjadi serpihan-serpihan beberapa kali sebelum akhirnya menghilang dari pandangan mata.
Penjelasan dari BRIN ini sekaligus mematahkan berbagai teori konspirasi atau anggapan bahwa benda tersebut adalah meteoroid alami atau fenomena supranatural.
Secara teknis, perbedaan antara meteor alami dan sampah antariksa dapat dilihat dari kecepatan jatuhnya.
Sampah antariksa cenderung bergerak lebih lambat dibandingkan meteor karena kecepatannya sudah berkurang akibat hambatan atmosfer saat berada di orbit rendah.
Wilayah Lampung dan Banten yang berada di pesisir barat Sumatera memang menjadi area yang memungkinkan untuk melihat fenomena ini mengingat jalur lintasannya yang menuju Samudera Hindia.
BRIN terus memantau potensi jatuhnya sampah antariksa lainnya untuk memastikan keamanan wilayah udara dan daratan Indonesia dari ancaman benda jatuh dari luar angkasa.
Baca Juga: BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat
Analisis orbit yang dilakukan secara berkala menjadi kunci bagi para peneliti astronomi di Indonesia dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat luas terkait fenomena-fenomena serupa di masa depan.
Berita Terkait
-
BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Hilal Dinilai Belum Penuhi Kriteria, BRIN-BMKG Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret
-
BRIN Temukan Spesies Baru Keong Dayangmerindu, Hanya Ada di Sumatera Selatan
-
BRIN Ungkap Produk Tembakau Alternatif Minim Risiko Toksikan, Apa Itu?
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV