News / Nasional
Minggu, 05 April 2026 | 14:05 WIB
benda bercahaya di langit bikin heboh warga Lampung. [istimewa]
Baca 10 detik
  • BRIN menyatakan benda langit misterius yang terlihat di Lampung pada Sabtu (4/4) merupakan sampah antariksa bekas roket China.
  • Objek tersebut pecah di atmosfer akibat gesekan panas ekstrem saat melintasi wilayah udara Indonesia menuju Samudera Hindia.
  • Analisis data orbit memastikan fenomena tersebut adalah sampah antariksa, bukan meteor alami ataupun aktivitas objek supranatural lainnya.

Serpihan-serpihan yang terlihat berpencar dalam video viral tersebut adalah bagian-bagian roket yang terlepas akibat tekanan atmosfer dan suhu panas yang ekstrem.

Sebelumnya, viral sebuah video di media sosial yang menunjukkan terdapat benda bercahaya yang meluncur di atas langit yang disebut berada di wilayah Lampung.

Dalam rekaman tersebut, masyarakat terdengar bereaksi dengan penuh tanda tanya saat melihat objek tersebut bergerak lambat namun sangat terang.

Benda langit tersebut terlihat memanjang dan berpencar menjadi serpihan-serpihan beberapa kali sebelum akhirnya menghilang dari pandangan mata.

Penjelasan dari BRIN ini sekaligus mematahkan berbagai teori konspirasi atau anggapan bahwa benda tersebut adalah meteoroid alami atau fenomena supranatural.

Secara teknis, perbedaan antara meteor alami dan sampah antariksa dapat dilihat dari kecepatan jatuhnya.

Sampah antariksa cenderung bergerak lebih lambat dibandingkan meteor karena kecepatannya sudah berkurang akibat hambatan atmosfer saat berada di orbit rendah.

Wilayah Lampung dan Banten yang berada di pesisir barat Sumatera memang menjadi area yang memungkinkan untuk melihat fenomena ini mengingat jalur lintasannya yang menuju Samudera Hindia.

BRIN terus memantau potensi jatuhnya sampah antariksa lainnya untuk memastikan keamanan wilayah udara dan daratan Indonesia dari ancaman benda jatuh dari luar angkasa.

Baca Juga: BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

Analisis orbit yang dilakukan secara berkala menjadi kunci bagi para peneliti astronomi di Indonesia dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat luas terkait fenomena-fenomena serupa di masa depan.

Load More