News / Internasional
Senin, 06 April 2026 | 09:34 WIB
Rudal Iran (Tasnimnews)
Baca 10 detik
  • Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel tengah dan utara pada Minggu, 5 April waktu setempat.
  • Satu rudal menghantam gedung di Haifa hingga menyebabkan kerusakan parah dan empat orang dinyatakan hilang.
  • Perdana Menteri Netanyahu berkomunikasi dengan Presiden Trump terkait kerja sama militer kedua negara dalam konflik tersebut.

Suara.com - Serangan rudal dari Iran mengguncang wilayah tengah hingga utara Israel sepanjang malam, Minggu (5/4) waktu setempat.

Sirene peringatan berbunyi berulang kali di Yerusalem, Tel Aviv, hingga wilayah Sharon, memaksa warga berlarian ke tempat perlindungan.

“Tidak ada laporan korban jiwa sejauh ini, tetapi beberapa warga mengalami luka saat menuju ruang aman dan kasus kecemasan,” demikian pernyataan layanan medis seperti dilansir dari Ynet.

Serangan paling parah terjadi di Haifa setelah sebuah rudal berat menghantam langsung sebuah gedung.

Dampaknya menyebabkan kerusakan besar dan memicu operasi penyelamatan besar-besaran.

“Kami menghadapi lokasi kehancuran yang sangat kompleks,” ujar Komandan Pemadam Kebakaran Haifa, Kobi Mizrahi.

Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]

“Ada kekhawatiran besar terhadap keselamatan mereka yang masih terjebak.” tambahnya. 

Empat orang dilaporkan hilang, terdiri dari pasangan lansia, anak mereka, dan seorang perawat. Tim penyelamat terus berupaya menembus puing-puing menggunakan peralatan berat dan teknologi khusus untuk menemukan korban.

“Hingga saat ini belum ada kontak dengan mereka, tetapi kami menggunakan kamera dan alat canggih untuk mencarinya,” kata Mizrahi.

Baca Juga: Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

Mizrahi menegaskan bahwa ini adalah salah satu lokasi terdampak terberat sejak konflik berlangsung.

Di sisi lain, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga melakukan komunikasi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Netanyahu memuji kerja sama militer kedua negara untuk melancarkan agresi ke Iran pada Februari 2026.

“Saya bangga kerja sama kami di medan perang dan di luar itu belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Netanyahu.

Netanyahu juga menyebut bantuan Israel berkontribusi dalam penyelamatan seorang pilot Amerika.

Sementara itu, ketegangan terus meningkat setelah Iran melancarkan serangan gabungan ke wilayah selatan dan utara Israel.

Load More