- Konflik AS-Israel dengan Iran memicu gangguan rantai pasok global dan kenaikan harga minyak mentah dunia.
- Kondisi tersebut menyebabkan harga komoditas pangan dan plastik di pasar tradisional Jakarta melonjak signifikan.
- Gubernur Jakarta memantau ketat pergerakan harga kebutuhan pokok dan mengimbau warga agar tidak melakukan aksi borong.
Suara.com - Eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran mulai memberikan dampak nyata terhadap stabilitas harga barang di wilayah Jakarta.
Kenaikan harga sejumlah komoditas ini dipicu oleh gangguan rantai pasok global serta penutupan Selat Hormuz yang sangat krusial bagi jalur perdagangan dunia.
Harga minyak mentah dunia yang sempat menembus angka USD 100 per barel menjadi faktor utama melonjaknya biaya produksi pada berbagai sektor industri.
Di pasar-pasar tradisional Jakarta, harga kantong plastik ukuran besar kini mengalami kenaikan signifikan dari Rp25.000 menjadi Rp30.000.
Selain itu, kantong plastik ukuran kecil juga merangkak naik dari harga awal Rp10.000 kini menyentuh angka Rp12.000 per pak.
Organisasi Pangan Dunia atau FAO pun mencatat adanya kenaikan indeks harga pangan global sebesar 2,4 persen akibat membengkaknya biaya energi serta logistik.
Salah satu contoh dampaknya di Indonesia, harga kedelai impor di tingkat nasional dilaporkan naik ke kisaran Rp10.600 sampai Rp13.500 per kilogram pada awal April 2026.
Keluhan pun mulai datang dari para perajin tahu dan tempe di wilayah ibu kota, seperti contohnya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Tingginya biaya produksi membuat mereka harus memutar otak agar kenaikan harga produk olahan kedelai tidak terlalu berdampak ke ritme penjualan harian.
Baca Juga: Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel
Menanggapi situasi yang mulai meresahkan masyarakat, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara untuk memberikan ketenangan bagi warga.
Pramono memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan pengawasan ketat terhadap pergerakan harga kebutuhan pokok setiap harinya.
"Mengenai beberapa yang ada kenaikan, di Jakarta sampai dengan hari ini kami memantau harian," ujarnya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).
Orang nomor satu di Jakarta saat ini juga mengimbau agar warga tidak melakukan aksi borong atau pembelian berlebihan di tengah situasi ketidakpastian global ini.
"Inflasinya masih terjaga dengan baik, sehingga dengan demikian nggak perlu panic buying karena semua kebutuhan utama itu stoknya lebih dari cukup," tegas Pramono.
Berita Terkait
-
Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka
-
Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS
-
Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel
-
Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi
-
Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!
-
Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur