News / Internasional
Senin, 06 April 2026 | 06:35 WIB
Iran lancarkan serangan drone ke Bandara Ben Gurion menyusul agresi militer yang menewaskan 1.200 jiwa. (tasnimnews)
Baca 10 detik

Militer Iran menyerang Bandara Ben Gurion menggunakan drone sebagai aksi balasan serangan nuklir.

Serangan rudal AS-Israel ke PLTN Bushehr menewaskan satu karyawan dan memicu protes Rusia.

Konflik berkepanjangan sejak Februari telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran dan 1.200 warga sipil.

Suara.com - Perang di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada Sabtu, 4 April 2026, waktu setempat.

Pasukan militer Iran secara resmi mengonfirmasi peluncuran operasi udara berskala besar ke jantung wilayah Israel.

Target utama dalam operasi tersebut adalah infrastruktur vital di Bandara Ben Gurion yang berlokasi dekat Tel Aviv.

Pesawat tanpa awak atau drone dikerahkan untuk melumpuhkan berbagai titik strategis di kawasan bandara internasional tersebut.

Pihak militer Iran mengklaim serangan ini merupakan respons langsung terhadap agresi yang terus meningkat di wilayah mereka.

Detail Target Serangan Drone Iran

"Pagi ini, para pejuang pemberani tentara Iran melancarkan serangan drone skala penuh terhadap menara pengamatan baru, menara pengamatan Terminal 1 dan 2, sistem navigasi, antena, dan radar rezim Zionis di bandara ini," kata militer Iran.

Unit militer tersebut mengincar pusat kendali dan pengawasan guna mengganggu operasional penerbangan di wilayah pendudukan.

Terminal satu dan dua menjadi fokus penghancuran untuk memberikan dampak kerusakan yang signifikan pada fasilitas umum.

Baca Juga: Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka

Sistem radar dan peralatan navigasi canggih milik Israel dilaporkan menjadi sasaran utama dalam serangan udara ini.

Upaya sabotase terhadap jaringan antena komunikasi juga dilakukan untuk memutus jalur informasi militer di bandara tersebut.

Alasan di Balik Operasi Militer

Pernyataan resmi dari Teheran menegaskan bahwa aksi ini didasari oleh kepentingan membela kedaulatan nasional mereka.

"[Serangan tersebut] Sebagai balasan atas penggunaan Bandara Ben Gurion secara terus-menerus oleh tentara [AS dan Israel] ke Iran tercinta kami, dan sebagai balasan atas kejahatan dan agresi musuh Amerika-Zionis," imbuh pernyataan tersebut.

Hubungan kedua negara semakin memburuk setelah adanya serangkaian provokasi militer yang dianggap melanggar batas.

Load More