-
Rudal Iran menghantam gedung tujuh lantai di Haifa hingga menyebabkan tiga warga hilang.
-
Korban luka termasuk bayi 10 bulan dan lansia 82 tahun akibat ledakan dahsyat.
-
Eskalasi serangan meningkat sebagai balasan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Suara.com - Kota Haifa di Israel mendadak mencekam setelah serangan udara dahsyat terjadi pada hari Minggu kemarin.
Satu unit proyektil mematikan yang diluncurkan dari wilayah Iran berhasil melewati barisan pertahanan udara Israel.
Sistem pertahanan berlapis yang selama ini diandalkan ternyata gagal membendung laju rudal yang menuju pemukiman.
Sebuah bangunan megah berlantai tujuh menjadi sasaran empuk hingga mengalami kerusakan struktural yang sangat parah.
Dampak ledakan tersebut dilaporkan mengakibatkan hilangnya tiga orang warga yang diduga tertimbun material bangunan.
Tim pemadam kebakaran setempat hingga kini masih berjuang keras melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Pihak militer bersama layanan medis darurat mengonfirmasi bahwa hantaman langsung tersebut menghancurkan sebagian besar konstruksi.
Insiden berdarah ini berlangsung sesaat setelah peringatan deteksi serangan udara berbunyi sekitar pukul 15.00 GMT.
Aparat keamanan segera mensterilkan area padat penduduk tersebut guna mempermudah proses evakuasi korban luka.
Baca Juga: Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS
Kekuatan ledakan yang sangat besar membuat blok-blok beton berserakan hingga menutupi akses jalan utama.
Militer Israel memberikan konfirmasi resmi mengenai asal muasal senjata yang menghantam fasilitas sipil tersebut.
"Gedung itu terkena dampak langsung rudal," kata militer Israel kepada AFP, Senin (6/4/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus membenarkan bahwa serangan presisi itu memang berasal dari wilayah kedaulatan Iran.
Lembaga medis Magen David Adom atau MDA segera mengerahkan armada ambulans menuju titik koordinat ledakan.
Data sementara menunjukkan terdapat empat orang yang memerlukan perawatan medis intensif akibat luka-luka serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Terlalu Menakutkan bagi Anak-anak, Pemprov DKI Jakarta Copot Iklan Film Horor di Ruang Publik
-
Cerita Dramatis Tim SEAL Jalani Misi Penyelamatan Pilot F-15 yang Diburu Tentara Iran
-
SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL
-
Sirene Tak Henti! Israel Diguncang Serangan Rudal Iran, 4 Orang Hilang di Haifa
-
Donald Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia: Segala Puji Bagi Allah SWT
-
Pakai Foto AI Buat Respons Laporan Warga: Pemprov DKI Berang, Oknum Disikat, Aturan Ketat Disiapkan
-
Trump Ancam Iran Hidup Menderita Jika Selat Hormuz Ditutup, Siapkan Serangan Besar
-
Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank: 3 Prajurit TNI Jalani Sidang Perdana di PN Militer Hari Ini!
-
Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran