-
Rudal Iran menghantam gedung tujuh lantai di Haifa hingga menyebabkan tiga warga hilang.
-
Korban luka termasuk bayi 10 bulan dan lansia 82 tahun akibat ledakan dahsyat.
-
Eskalasi serangan meningkat sebagai balasan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Fokus utama tim penyelamat saat ini adalah menyisir puing-puing bangunan yang telah runtuh sebagian.
Beberapa petugas terlihat menggunakan alat penerangan darurat untuk mencari tanda-tanda kehidupan di balik beton.
Salah satu korban yang berhasil dievakuasi adalah seorang pria lanjut usia yang berumur 82 tahun.
MDA melaporkan bahwa lansia tersebut sempat berada dalam kondisi yang sangat kritis saat ditemukan.
"Dia terluka akibat benda berat dan ledakan,” kata MDA mengenai kondisi korban yang kini sudah stabil.
Selain warga senior, tiga orang lainnya dilaporkan mengalami luka akibat terkena serpihan tajam dan tekanan udara.
Sangat memprihatinkan karena salah satu korban luka adalah seorang bayi yang masih berusia sepuluh bulan.
Bayi malang tersebut harus mendapatkan perawatan khusus karena mengalami cedera serius pada bagian kepalanya.
Puluhan personel gabungan dari unsur kepolisian dan tim penyelamat kini masih bersiaga di lokasi.
Baca Juga: Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS
Asap tebal berwarna hitam tampak membubung tinggi dari sisa-sisa bangunan yang kini sudah rata.
Paramedis MDA, Shevach Rothenshtrych, membagikan informasi mengenai situasi dramatis saat proses penyelamatan warga berlangsung.
Ia mengutip pernyataan warga yang mengatakan bahwa ada korban yang terjebak di bawah reruntuhan di lantai bawah.
Lansia yang terluka parah tersebut baru bisa dikeluarkan setelah petugas memindahkan bongkahan beton yang sangat besar.
Rekan sejawatnya, Tal Shustak, juga menggambarkan betapa kacau dan ngerinya pemandangan di lapangan saat itu.
Shustak menyebutkan bahwa ketika panggilan darurat diterima, “kami dikirim dalam jumlah besar ke lokasi kejadian dan melihat kerusakan yang luas, termasuk pecahan kaca, asap, dan beton yang berserakan di tanah.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat
-
KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik
-
Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang
-
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?