Suara.com - Kondisi perang di Timur Tengah semakin mencekam menyusul respons keras publik Teheran terhadap gertakan Amerika.
Warga Iran secara terbuka menyatakan kesiapan mereka untuk meladeni segala bentuk intimidasi dari Presiden Donald Trump.
Ketegangan ini sebenarnya telah tereskalasi sejak munculnya peringatan perdana dari pihak Washington pada pekan lalu.
Masyarakat setempat menilai bahwa ancaman yang dilontarkan oleh pemimpin Amerika tersebut bukan sekadar isapan jempol belaka.
Indikasinya terlihat dari sabotase terhadap sejumlah infrastruktur pembangkit tenaga listrik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Pihak Iran mengklaim telah mengantongi berbagai skenario untuk melakukan tindakan balasan yang setimpal kepada musuhnya.
Teheran memperingatkan bahwa mereka sanggup menghancurkan fasilitas vital milik lawan yang berada di kawasan sekitar.
Secara spesifik, sasaran utama yang menjadi target ancaman balasan dari militer Iran adalah wilayah Israel.
Pesan yang digaungkan di seluruh penjuru negeri menekankan bahwa kemampuan militer mereka jauh melampaui anggapan Amerika.
Baca Juga: Siapa Majid Khademi? Bos Intelijen Iran yang Gugur dalam Serangan AS dan Israel
Iran ingin membuktikan kepada dunia bahwa mereka memiliki pertahanan yang solid untuk melindungi kedaulatan negaranya.
Di tengah kemelut tersebut, sebuah kabar mengejutkan datang mengenai jatuhnya pesawat tempur milik angkatan udara AS.
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa hilangnya jet tersebut tidak akan mengubah arah negosiasi yang sedang berjalan.
Informasi mengenai insiden militer yang sangat sensitif ini pertama kali diembuskan oleh saluran berita NBC News.
Dalam sebuah komunikasi telepon, Trump memilih untuk tidak menjabarkan proses pencarian kru pesawat yang sedang berlangsung.
Beliau menganggap bahwa detail mengenai operasi penyelamatan pilot merupakan ranah militer yang tidak boleh dibuka sembarangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
DJKI Selesaikan 119 Pengaduan Perkara Tindak Pidana KI
-
'Pengadilan Jadi Dagelan', Kritik Keras Mahfud MD di 28 Tahun Reformasi
-
Geger! Artis Twisha Sharma Tewas Misterius di Rumah, Diduga Disiksa Suami yang Seorang Pengacara
-
Makin Panas, Makin Banyak AC: Mengapa Kota Tetap Perlu Solusi Iklim Kolektif?
-
Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha
-
Diduga Diancam Pakai Pistol dan Disandera, Ilma Sani Polisikan Oknum GRIB Jaya
-
Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS
-
Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot
-
Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara
-
Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak