News / Internasional
Selasa, 07 April 2026 | 07:14 WIB
Donald Trump menyebut Amerika sedang berperang dengan Iran setelah jet tempur F-15E jatuh di wilayah Teheran. (tasnimnews)

Trump justru mengungkapkan rasa tidak senangnya terhadap bagaimana media massa membingkai peristiwa kecelakaan pesawat tersebut.

Upaya evakuasi anggota kru yang hilang dianggap menjadi konsumsi publik yang terlalu dilebih-lebihkan oleh para jurnalis.

Saat dikonfirmasi mengenai pengaruh jatuhnya jet terhadap hubungan diplomatik, Trump memberikan jawaban yang sangat tegas dan lugas.

“Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang. Kita sedang berperang, Garrett,” kata Trump kepada koresponden nbcnews.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa fokus pemerintah Amerika Serikat saat ini sudah bergeser pada kondisi konflik yang nyata.

Karoline Leavitt selaku juru bicara resmi Gedung Putih sebelumnya telah mengonfirmasi perihal musibah udara yang menimpa militer AS.

Berdasarkan laporan yang masuk ke meja kepresidenan, pesawat yang jatuh tersebut merupakan jenis F-15E Strike Eagle.

Namun kejutan tidak berhenti di situ karena muncul laporan mengenai kerugian aset udara Amerika yang kedua.

The New York Times memaparkan bahwa sebuah pesawat serang A-10 juga terhempas di area perairan Teluk Persia.

Baca Juga: Siapa Majid Khademi? Bos Intelijen Iran yang Gugur dalam Serangan AS dan Israel

Waktu jatuhnya pesawat A-10 tersebut dikabarkan hampir bersamaan dengan tertembaknya jet F-15E di wilayah udara Iran.

Ketidakpastian mengenai nasib para pilot yang mengawaki burung besi tersebut kini menjadi perhatian utama otoritas keamanan Amerika.

Donald Trump memberikan tanggapan singkat saat diwawancarai oleh media The Independent mengenai potensi cedera yang dialami personelnya.

Ia mengaku belum bisa memberikan komentar lebih jauh terkait kebijakan apa yang akan diambil jika pilot tersebut terluka.

Pemerintah AS masih terus memantau perkembangan di lapangan sembari menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

“Kami berharap itu tidak akan terjadi,” kata presiden, menurut laporan tersebut.

Load More