News / Nasional
Selasa, 07 April 2026 | 12:56 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Seskab Teddy Indra Wijaya menyatakan belum mengetahui pernyataan Saiful Mujani terkait kritik program pemerintah di Istana Jakarta.
  • Pengamat Saiful Mujani menilai program unggulan Presiden Prabowo berpotensi menjadi alat mobilisasi pemilih menjelang Pemilu 2029 mendatang.
  • Teddy menegaskan Presiden Prabowo saat ini lebih memprioritaskan agenda strategis nasional daripada menanggapi polemik politik yang beredar.

Suara.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya tidak banyak berkomentar terkait pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026), Teddy mengaku belum mengikuti secara langsung pernyataan tersebut karena tengah disibukkan dengan berbagai pekerjaan.

"Saya masih banyak sekali kerjaan saya belum lihat beliau bicara apa," kata Teddy.

Pernyataan Saiful Mujani sebelumnya menuai perhatian karena menilai sejumlah program unggulan Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga Danantara, sebagai bentuk “gentong babi”.

Dalam analisanya, Saiful menyebut program-program tersebut berpotensi digunakan sebagai alat mobilisasi pemilih menjelang Pemilu 2029.

Menanggapi hal itu, Teddy memilih tidak masuk ke dalam polemik. Ia justru menegaskan bahwa Presiden Prabowo saat ini tengah fokus pada agenda yang lebih besar dan strategis untuk kepentingan nasional.

"Apalagi bapak presiden, bapak presiden ngurusin hal besar, lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis," ujarnya.

Load More