- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan Presiden Prabowo belum memiliki rencana melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat ini.
- Presiden Prabowo rutin melakukan evaluasi kinerja terhadap seluruh jajaran anggota Kabinet Merah Putih secara berkala setiap harinya.
- Pemerintah menyatakan bahwa evaluasi kinerja tersebut tidak selalu berimplikasi pada pergantian posisi menteri di dalam kabinet kerja.
Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan belum ada rencana perombakan kabinet atau reshuffle dalam waktu dekat.
"Belum ada," kata Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Meski tidak ada rencana dari Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle dalam waktu dekat, kepala negara menurutnya terus melakukan evaluasi terhadap para anggota Kabinet Merah Putih.
"Dalam berbagai kesempatan selalu kami sampaikan bahwa kalau pertanyaannya apakah ada evaluasi terhadap kinerja kabinet, jajaran kabinet? Tentu. Itu setiap saat, setiap hari, setiap waktu tentu terjadi evaluasi," ungkap Pras.
Pras menjelaskan konteks evaluasi yang dilakukan Prabowo terhadap para pembantunya di kabinet.
"Evaluasi dalam konteks apakah kami semua sebagai pembantu Bapak Presiden telah dapat menjalankan tugas-tugas dari beliau. Tapi bukan berarti kemudian langsung dimaknai bahwa setiap evaluasi itu akan selalu kemudian berujung dengan terjadinya pergantian atau reshuffle. Tidak seperti itu juga," jelasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bicara mengenai kemungkinan perombakan kabinet atau reshuffle.
Hal itu disampaikak Teddy saat menanggapi pertanyaan soal reshuffle. Tidak menjawab panjang, Teddy sebatas meminta awak media menunggu.
"Tunggu aja," kata Teddy di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: Jusuf Kalla Minta Perkara Ijazah Jokowi Segera Diselesaikan: Meresahkan Masyarakat dan Buang Waktu
Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa urusan perombakan kabinet merupakan rana Presiden Prabowo Subianto.
"Nanti bapak presiden yang akan menceritakan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad
-
Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan
-
KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing
-
DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura