- Masyarakat pesisir Lombok Timur berkomitmen memulihkan ekosistem mangrove guna mencegah banjir rob.
- Pemerintah desa menerbitkan aturan perlindungan mangrove dan membentuk kelompok pengawas untuk mencegah penebangan liar.
- Program rehabilitasi melalui teknik guludan telah berhasil menanam puluhan ribu pohon mangrove.
Meski demikian, Lukman menyampaikan dalam praktiknya penanaman mangrove tidak mudah.
"Kita temukan banyak tantangan, terlebih lagi yang menjadi fakor utama pasang surut banjir laut atau rob ini," kata dia.
Kekinian, mereka sudah mendapatkan metode penanaman yang sejauh ini presentasenya lebih berhasil dengan menggunakan teknik guludan.
"Dengan WVI dan pemuda kita pikirin metode yang kita gunakan. Dan tercetuslah kesepakatan teknik guludan," kata dia.
Meski teknik tersebut berhasil kata Lukman, masyarkat setempat harus terus melakukan monitoring selama dua minggu sekali karena menggunakan media tanam bambu hingga perbaikan berkala.
"Dengan metode guludan ini 100 persen berhasil semua tumbuh, tapi ada yang rusak bagian tantangan kita dan evaluasi," kata dia.
Lebih lanjut Lukman mengatakan, dengan adanya ekowisata di area desa ini meningkatkan kesadaran masyarakat setempat untuk ikut menjaga mangrove.
"Golnya ini ekowisata yang membuat masyarakat percaya selain ada dampak keamanan, ada peluang usaha di situ. Ini peluang yang dilihat masyarakat," kata dia.
Antisipasi jika Ada Banjir Rob
Baca Juga: Telkom Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang Lewat Program Ayo Beraksi
Masyarakat pesisir di sana kata Bambang, mengidentifikasi jika akan ada banjir rob dari bulan purnama. Menurutnya jika bulan purnama tiba hamper bisa dipastikan akan terjadi banjir rob.
Untuk ketinggian air berbeda-beda, namun untuk di desa ini sampai menyentuh angka sampai 1 meter, apalagi jika dibarengi dengan turunya hujan.
"Imbas dari banjir rob ini biasanya banyak masyarakat samapi kena demam berdarah, sangat besar sekali dampaknya," ucap dia.
Selain itu Bambang juga memuji MARVEL, dimana pihak WVI kata dia, selama sekitar dua tahun terakhir sudah melakukan edukasi pada anak-anak atau remaja desa untuk bisa menjaga lingkungan dan mangrove.
"Kami berharap adik-adik kita yang masih kecil akan tetap terjaga memorinya menjaga ekosistem mangrove," jelas dia.
Project Coordinator MARVEL East Lombok, Maria Natalia Pratiwi, juga berharap dengan adanya program rehabilitasi mangrove dan ekowisata ada nilai tambah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
"Bisa meningkat aksi dari individu maupun kelompok sesuai dengan tujuan dari program Wahan Visi Indonesia. Dari rehabilitasi mangrove kita bisa bersama-sama mengembangkan ini walaupun nantinya wahana visi gak di sini lagi, kita meninggalkan sesuatu yang baik berupa ekowista bisa berkelanjutan," jelas Maria.
Berita Terkait
-
Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Telkom Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang Lewat Program Ayo Beraksi
-
Ada Mangrove si Benteng Alami: Kenapa Suka Solusi Instan Jangka Pendek?
-
Fenomena Bulan Baru Bisa Picu Banjir Rob, 12 Wilayah Jakut Masuk Status Waspada hingga 16 Februari
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan