- IRGC menegaskan bahwa Angkatan Laut Iran memegang kendali penuh atas aktivitas militer di perairan Selat Hormuz.
- Iran mengancam akan merespons tegas kapal militer asing yang mendekat karena dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata.
- Presiden AS berencana mengerahkan angkatan laut untuk melakukan blokade dan pembersihan ranjau demi mengamankan jalur pelayaran strategis.
Suara.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan peringatan keras terkait aktivitas militer di Selat Hormuz.
Mereka menegaskan bahwa setiap kapal militer yang mendekat akan dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata dua pekan dengan Amerika Serikat (AS) dan akan direspons secara tegas.
Dalam pernyataan resmi, IRGC menyebut jalur strategis tersebut sepenuhnya berada dalam kendali angkatan laut Iran.
“Selat ini berada di bawah kendali dan pengelolaan cerdas Angkatan Laut Iran,” demikian pernyataan yang disampaikan melalui media pemerintah.
Mereka juga menegaskan bahwa selat tetap dibuka untuk kapal sipil, dengan catatan mengikuti aturan yang telah ditetapkan, yakni terbuka untuk pelayaran aman kapal non-militer sesuai dengan peraturan tertentu.
Selain itu, IRGC mengingatkan adanya risiko besar jika terjadi kesalahan langkah dari pihak lawan.
Mereka memperingatkan bahwa musuh dapat terperangkap dalam pusaran mematikan apabila salah mengambil keputusan.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh komando angkatan laut IRGC melalui media sosial.
“Seluruh lalu lintas, berada di bawah kendali penuh angkatan bersenjata,” tulis mereka.
Baca Juga: Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel
"Musuh akan terjebak dalam pusaran mematikan di selat ini jika melakukan langkah yang salah,” disertai unggahan video yang menunjukkan kapal dalam bidikan.
Peringatan ini muncul tak lama setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana pengerahan Angkatan Laut AS untuk memulai proses blokade kapal di Selat Hormuz.
Langkah tersebut disebut sebagai upaya menjaga keamanan pelayaran, di tengah tudingan bahwa Iran mengancam jalur maritim tersebut.
Di sisi lain, militer AS disebut dalam kondisi siaga penuh untuk melanjutkan operasi jika situasi kembali memanas.
Trump juga menegaskan bahwa pasukannya tengah melakukan pembersihan ranjau demi memastikan jalur perdagangan tetap aman bagi sekutu.
"Tidak ada seorang pun yang membayar tol ilegal akan mendapatkan jalur aman di laut lepas," tulis Trump.
Berita Terkait
-
3 Supertanker Mulus Lewat Selat Hormuz Bawa Minyak dari Arab dan UEA, Kok Bisa?
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah
-
LENGKAP Pernyataan Resmi Komando Pusat Amerika Serikat Putus Akses ke Pelabuhan Iran
-
AS Klaim Tembus Selat Hormuz, Iran Bantah Keras: Siapa yang Sebar Hoax?
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Supertanker Mulus Lewat Selat Hormuz Bawa Minyak dari Arab dan UEA, Kok Bisa?
-
LENGKAP Pernyataan Resmi Komando Pusat Amerika Serikat Putus Akses ke Pelabuhan Iran
-
AS Klaim Tembus Selat Hormuz, Iran Bantah Keras: Siapa yang Sebar Hoax?
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
-
Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran
-
Anggota DPRD DKI: Pengamen Ondel-Ondel Bukan Warga Jakarta Asli, Harus Diedukasi
-
Prabowo Diisukan Teken Perjanjian Militer, Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia
-
Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz
-
Kasus Pembunuhan Kacab Bank, 3 Oknum TNI Ajukan Eksepsi di Pengadilan Militer Hari Ini
-
Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!