Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (tangkao layar/ist)
Baca 10 detik
- Mendagri Tito Karnavian mendukung perpanjangan Dana Otonomi Khusus Aceh sebesar 2 persen dalam rapat bersama DPR RI di Jakarta.
- Usulan tersebut bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi serta memperbaiki kerusakan infrastruktur akibat bencana alam masif yang melanda wilayah Aceh.
- Dukungan ini diberikan karena beban fiskal daerah sangat berat untuk memperbaiki ribuan sekolah dan rumah warga yang terdampak.
Ia membandingkan dengan kebijakan Otsus Papua yang telah ditetapkan sebesar 2,25% hingga tahun 2040.
"Aspirasi dari teman-teman di sana adalah mengharapkan Otsus ini diperpanjang dan besarannya kembali ke 2 persen. Kami melihat ini sebagai salah satu pendorong pemulihan," kata Tito.
Lebih lanjut, Mendagri memberikan rekomendasi resmi kepada DPR agar mempertimbangkan perpanjangan Otsus Aceh demi menjamin keberlanjutan pembangunan dan pemulihan pascabencana.
"Jujur, pemulihan ini paling cepat tiga tahun karena jumlah jembatan, jalan, dan fasilitas publik yang harus dipermanenkan sangat banyak. Kami menyarankan, jika kemampuan fiskal negara memungkinkan, dana Otsus Aceh dikembalikan ke angka 2 persen," pungkasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah
-
Buka Musrenbang Provinsi Sulut, Mendagri Ajak Pemda Tangkap Program Prioritas Nasional
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra