News / Nasional
Senin, 13 April 2026 | 19:10 WIB
Pengusaha nasional asal Situbondo, Khalilur R. Abdullah Sahlawiy yang dikenal sebagai Gus Lilur, mengungkapkan bahwa surat elektronik (surel) yang pernah ia kirimkan kepada Presiden Prabowo Subianto mendapat respons positif dari pemerintah. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
  • Gus Lilur mendeklarasikan lima tuntutan petani tembakau nasional pada Senin (13/4) untuk melindungi kesejahteraan para pelaku usaha kecil.
  • Tuntutan tersebut mencakup penghentian kriminalisasi UMKM, penindakan tegas rokok ilegal, serta penerapan skema cukai khusus bagi rokok rakyat.
  • Gus Lilur mendorong realisasi Kawasan Ekonomi Khusus Tembakau Madura demi memperkuat hilirisasi industri dan menjamin keberpihakan pemerintah terhadap petani.

“KEK Tembakau Madura adalah jalan keluar untuk membangun industri yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Amanat terakhir menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap petani tembakau.

Menurutnya, petani selama ini berada di posisi paling rentan dalam rantai industri.

“Jutaan petani tembakau adalah fondasi industri ini. Negara harus hadir memastikan mereka sejahtera,” tegasnya.

Gus Lilur menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa PANCA AMPERA bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan yang perlu dipertimbangkan serius.

Ia mengingatkan, kekuatan industri tembakau nasional bergantung pada keberpihakan kepada petani dan pelaku usaha rakyat.

Load More