- MKD DPR RI memanggil anggota Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, untuk memberikan keterangan resmi di Jakarta.
- Pemanggilan dilakukan pada 13 April 2026 sebagai tindak lanjut atas pernyataan kontroversial terkait dugaan narkoba di Madura.
- Habib Aboe Bakar Alhabsyi dijadwalkan hadir memenuhi undangan MKD pada pukul 12.00 WIB untuk verifikasi perkara tersebut.
"Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak, ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak. Ini ada apa? Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuannya banyak, bukan dikit," ungkap Aboe Bakar di hadapan Kepala BNN.
Ia menduga kuat bahwa motif ekonomi atau keuntungan materiil yang sangat besar menjadi daya tarik utama bagi jaringan narkoba untuk menyusup ke berbagai lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, legislator asal daerah pemilihan Kalimantan Selatan ini juga menyatakan kekhawatirannya bahwa peredaran gelap narkoba ini tidak hanya dimainkan oleh pengedar kelas teri, melainkan melibatkan sosok-sosok yang memiliki posisi kuat.
"Nah, saya khawatir yang bermain-main ini, ya maaf ya, kita tidak tendensius, saya khawatir yang bermain ya yang punya posisi-posisi, Pak. Karena ini, atau pebisnis-pebisnis besar," tambahnya.
Aboe Bakar juga mengingatkan BNN untuk memperketat pengawasan di jalur-jalur rawan seperti daerah perbatasan dan pinggiran laut yang sering kali menjadi pintu masuk barang haram tersebut ke wilayah kedaulatan Indonesia.
"Saya nggak sebutkan lah di mana-dimananya. Itu pasti menjadi pusat perjalanan barang-barang tersebut. Kita semua berharap pertemuan ini dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif dan komprehensif untuk menyelamatkan generasi bangsa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru