- Militer Iran menyebut blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz sebagai tindakan ilegal dan aksi nyata perompakan maritim di perairan internasional.
- Republik Islam Iran memperingatkan bahwa mereka akan menghancurkan keamanan seluruh pelabuhan di Timur Tengah jika pelabuhan kedaulatan mereka diancam.
- Rencana agresi maritim Donald Trump ini muncul pasca-kegagalan diplomasi Islamabad lantaran Iran menolak percaya pada janji palsu Amerika Serikat.
Eskalasi mengerikan ini berakar dari serangan militer sepihak yang diluncurkan oleh AS dan Israel terhadap Iran menyusul pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Seyed Ali Khamenei beserta sejumlah komandan militer pada 28 Februari lalu.
Merasa kedaulatannya diinjak-injak, Angkatan Bersenjata Iran membalas dengan meluncurkan serangkaian operasi mematikan selama 40 hari yang sukses menghancurkan berbagai aset militer AS dan Israel.
Gencatan senjata singkat yang berlangsung selama dua pekan pada 8 April akhirnya sempat memberi ruang bagi kedua belah pihak untuk duduk bersama di meja perundingan Islamabad.
Dalam negosiasi maraton tersebut, Iran secara rasional menyodorkan rancangan sepuluh poin perdamaian yang menuntut penarikan mundur seluruh pasukan AS dan pencabutan sanksi ekonomi.
Sayangnya, pembicaraan intensif selama 21 jam itu harus berakhir dengan tangan kosong karena delegasi Iran tidak bisa lagi memercayai komitmen semu yang kerap ditunjukkan oleh pihak Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media
-
Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar
-
Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia
-
Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel
-
Terpopuler: Tarif Lewat Selat Hormuz, Diskon Sepatu New Balance di Sports Station
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua
-
Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme
-
Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media
-
Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam
-
Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar
-
Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia
-
Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026
-
KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar
-
Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?