News / Internasional
Selasa, 14 April 2026 | 11:34 WIB
Donald Trump (Poltus)
Baca 10 detik
  • Amerika Serikat memulai blokade pelabuhan Iran untuk memaksa penghentian perang selama enam pekan.

  • Donald Trump menegaskan blokade bertujuan menghentikan ancaman Iran terhadap stabilitas ekonomi dunia.

  • Iran mengancam akan menyerang balik seluruh pelabuhan di kawasan Teluk jika blokade berlanjut.

Suara.com - Langkah drastis diambil Amerika Serikat dengan memutus akses logistik di seluruh pelabuhan Iran guna menghentikan agresi militer Teheran.

Kebijakan blokade ini bertujuan memaksa otoritas Iran segera menyepakati penghentian konflik bersenjata yang telah berlangsung selama enam pekan.

Dikutip dari Al Jazeera, eskalasi di kawasan Teluk kian memanas setelah armada tempur Amerika Serikat mulai bersiaga penuh di titik-titik krusial pintu masuk perairan.

Pemerintah Iran menyatakan siap membuka akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal Jepang di tengah meningkatnya perang melawan AS dan Israel. [Istimewa]

Dunia kini menyoroti bagaimana kekuatan militer besar tersebut berusaha mengendalikan arus navigasi di jalur energi paling vital di bumi.

Donald Trump menegaskan bahwa manuver ini adalah jawaban atas tindakan provokatif Iran yang dianggap mengancam keamanan ekonomi internasional secara sistemik.

"Kita tidak bisa membiarkan suatu negara memeras atau mengancam dunia karena itulah yang mereka lakukan," kata Trump tentang Iran di Gedung Putih.

Meskipun melakukan tekanan fisik melalui militer, Washington mengklaim tetap membuka pintu komunikasi diplomatik bagi pihak Teheran jika bersedia berunding.

Pemerintah Amerika Serikat mengaku telah menerima komunikasi dari perantara yang menyebutkan adanya keinginan pihak lawan untuk mencapai titik temu.

"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa kami telah dihubungi oleh pihak lain," kata Trump kepada awak media di Washington.

Baca Juga: Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal

Trump mengindikasikan bahwa posisi tawar Iran saat ini sedang berada di titik terendah akibat tekanan blokade yang masif.

"Mereka ingin mencapai kesepakatan," tambah Presiden Amerika Serikat tersebut dalam pernyataan resminya di hadapan para wartawan.

Reaksi Keras Iran dan Dampak Navigasi Kapal

Teheran merespons ancaman ini dengan mengeluarkan peringatan serangan balik terhadap seluruh infrastruktur pelabuhan milik sekutu Amerika di kawasan Teluk.

Keamanan maritim di Teluk Persia dan Teluk Oman kini berada dalam status bahaya tinggi menyusul ancaman balasan dari militer Iran.

Data pelacakan kapal MarineTraffic menunjukkan setidaknya dua tanker besar langsung mengubah arah perjalanan saat blokade resmi diberlakukan pada hari Senin.

Load More