- Pemerintah Iran mengestimasi kerugian ekonomi akibat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel mencapai 270 miliar dolar AS.
- Pemerintah Iran berencana menempuh jalur hukum internasional untuk menuntut pertanggungjawaban serta kompensasi atas kerusakan dan korban jiwa.
- Korps Garda Revolusi Islam Iran menyiapkan strategi serta kemampuan militer baru yang belum diungkap untuk menghadapi musuh.
Suara.com - Pemerintah Iran mengungkapkan estimasi awal kerugian akibat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel mencapai 270 miliar dolar AS, atau setara sekitar Rp4.300 triliun.
Angka tersebut disebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui melalui proses penghitungan bertahap.
Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengatakan estimasi itu didasarkan pada perhitungan kasar yang mencakup berbagai sektor terdampak.
“Angka awal dan sangat kasar menunjukkan kerugian sejauh ini mencapai 270 miliar dolar,” ujarnya kepada RIA Novosti.
Mohajerani menjelaskan, proses penghitungan akan dilakukan dalam beberapa tahap untuk mendapatkan angka yang lebih akurat.
Tahap pertama mencakup penilaian kerusakan fisik bangunan, sementara tahap berikutnya akan mengkaji kehilangan pendapatan negara serta dampak dari penghentian aktivitas industri.
Menurut Mohajerani, otoritas ekonomi Iran akan mengonsolidasikan seluruh data tersebut sebelum merilis angka final.
Pemerintah juga menilai dampak ekonomi jangka panjang dari konflik masih terus berkembang.
Selain itu, Iran menegaskan akan menempuh jalur hukum internasional untuk menuntut pertanggungjawaban atas kerugian yang terjadi.
Baca Juga: Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
Termasuk di dalamnya tuntutan kompensasi atas korban jiwa akibat serangan militer.
“Kami pasti akan membela hak rakyat melalui jalur hukum, termasuk kompensasi atas darah para korban kami,” tegasnya.
Pernyataan itu merujuk pada serangan terhadap sebuah sekolah dasar di Minab yang dilaporkan menewaskan sekitar 170 orang pada akhir Februari lalu.
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC memperingatkan pihak AS-Israel bahwa mereka masih menyimpan sejumlah kemampuan militer yang belum diungkap ke publik.
Juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, menegaskan bahwa Iran siap membuka kemampuan tersebut jika konflik terus berlanjut.
“Kami belum mengungkap banyak dari kemampuan kami. Jika perang berlanjut, kami akan memperlihatkan kemampuan yang bahkan tidak pernah dibayangkan musuh,” ujarnya dilansir dari Tasnim News.
Berita Terkait
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas