- Perdana Menteri Giorgia Meloni menghentikan perpanjangan otomatis kerja sama pertahanan Italia dengan Israel akibat meningkatnya ketegangan diplomatik saat ini.
- Keputusan tersebut diambil menyusul insiden penembakan pasukan Israel terhadap konvoi penjaga perdamaian PBB asal Italia di wilayah Lebanon.
- Pihak Israel menyatakan bahwa kebijakan penangguhan ini tidak berdampak signifikan terhadap keamanan negara maupun hubungan kerja sama mereka.
Suara.com - Pemerintah Italia memutuskan untuk menghentikan perpanjangan otomatis kerja sama pertahanan dengan Israel di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Langkah ini diambil setelah insiden yang melibatkan pasukan penjaga perdamaian PBB asal Italia di Lebanon.
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni menyampaikan keputusan tersebut dalam sebuah acara di Verona.
Ia menegaskan bahwa situasi terkini menjadi alasan utama kebijakan tersebut.
"Mengingat situasi saat ini, pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan Israel," ujar Giorgia Meloni dikutip dari Euronews.
Kesepakatan yang disetujui sejak 2006 itu mencakup berbagai aspek, mulai dari kerja sama industri pertahanan, pelatihan militer, hingga pengembangan teknologi dan riset.
Perjanjian tersebut biasanya ditinjau setiap lima tahun.
Di sisi lain, Israel merespons santai keputusan Italia. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Oren Marmorstein menyebut langkah tersebut tidak berdampak signifikan.
"Kami tidak memiliki perjanjian keamanan dengan Italia," katanya.
Baca Juga: Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?
"Kami memiliki nota kesepahaman dari bertahun-tahun yang lalu yang tidak pernah berisi isi substantif apa pun. Ini tidak akan memengaruhi keamanan Israel," tambahnya.
Hubungan kedua negara memang memanas dalam beberapa waktu terakhir. Italia sebelumnya menuding pasukan Israel melepaskan tembakan peringatan ke arah konvoi penjaga perdamaian PBB asal Italia di Lebanon.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut memicu protes keras dari Roma.
Italia bahkan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan keberatan resmi.
Sebaliknya, Israel juga memanggil duta besar Italia setelah pernyataan keras dari Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani yang mengecam serangan terhadap warga sipil di Lebanon.
Tajani sendiri berada di Beirut untuk bertemu Presiden Lebanon, Joseph Aoun dan Menteri Luar Negeri Youssef Raggi.
Berita Terkait
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan