- Iran sukses membangun Pangkalan Udara Oghab 44 di kedalaman Pegunungan Zagros yang dilengkapi fasilitas militer bawah tanah komprehensif.
- Lokasinya yang dekat Selat Hormuz memungkinkan Iran meluncurkan serangan balasan mematikan ke armada AS dengan aman dari balik benteng granit.
- Fasilitas anti-nuklir ini disiapkan secara khusus untuk melindungi armada jet tempur mutakhir Su-35 Rusia dari serangan udara Amerika Serikat.
Menanti Armada Jet Tempur Termutakhir
Teheran sangat menyadari bahwa menyiagakan pesawat di landasan pacu terbuka hanya akan memberikan target empuk bagi serangan pertama AS seperti yang terjadi di masa lalu.
Oleh karena itu, pangkalan ini memungkinkan armada tempur untuk kembali mengisi bahan bakar dan mempersenjatai diri dengan rudal jelajah jarak jauh Asef dengan sangat aman di bawah tanah.
Pasukan elit militer negara tersebut memanfaatkan keahlian terowongan sipil Qanat yang telah dikuasai bangsa Persia selama tiga milenium untuk membangun instalasi mutakhir ini.
Struktur beton dan perisai ledakannya dirancang khusus untuk menahan gelombang kejut, meminimalkan kerusakan, hingga bertahan dari ancaman senjata kimia maupun nuklir pihak musuh.
Kecanggihan basis ini makin membuat Barat waspada setelah citra satelit mendeteksi adanya maket pesawat Flanker Rusia di dalam zona perluasan konstruksi pangkalan.
Temuan tersebut memastikan bahwa Pangkalan Elang 44 secara spesifik dibangun untuk melindungi aset Jet Tempur Su-35 yang diakuisisi Teheran demi mematahkan dominasi udara AS.
Berita Terkait
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China
-
Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live