- KSPI memboikot perayaan May Day di Monas pada 15 April 2026 akibat Presiden belum mengesahkan RUU PPRT.
- Presiden dinilai gagal menepati janji pengesahan RUU PPRT dalam 90 hari yang disampaikan pada tahun lalu.
- KSPI menuntut pemerintah segera menerbitkan Surpres agar pembahasan RUU PPRT bersama DPR dapat segera dimulai.
Ia juga menilai penundaan pengesahan RUU PPRT sebagai bentuk “utang” negara kepada rakyat kecil. Menurutnya, May Day tahun ini seharusnya menjadi perayaan atas disahkannya RUU tersebut, bukan lagi ajang untuk menagih komitmen pemerintah.
"Inilah waktunya tahun ini mari jadikan May Day itu adalah perayaan atas sahnya RUU PPRT bukan lagi penagihan janji. Karena di warung saja utang kasbon itu nggak boleh, masa di tingkat negara utang terus sama pemenuhan hak PPRT?" ujar Margianta.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Zainal Arifin, menilai lambannya pengesahan RUU PPRT sebagai bentuk penundaan keadilan bagi jutaan pekerja rumah tangga di Indonesia.
“Dengan berlarut-larutnya, ditunda-tundanya atau tidak dipercepatnya pengesahan terhadap RUU PPRT ini maka kita sedang menunda keadilan, sedang membiarkan proses-proses kekerasan berlangsung di ruang-ruang gelap,” pungkasnya.
Koalisi masyarakat sipil pun mendesak pemerintah segera menerbitkan Surpres dan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) agar pembahasan RUU PPRT dapat segera dimulai bersama DPR.
Reporter: Dinda Pramesti K.
Berita Terkait
-
22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa
-
RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap
-
Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei
-
KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul
-
Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi