- Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Universitas Indonesia mengolah limbah kerang di pesisir Cilincing, Jakarta Utara.
- Limbah kerang tersebut diolah menjadi material pembangunan fasilitas publik seperti unit sanitasi dan berbagai macam suvenir.
- Program ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru melalui konsep penerapan ekonomi sirkular.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Universitas Indonesia (UI) untuk mengatasi gunungan limbah kulit kerang di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara.
Limbah yang sebelumnya terbengkalai tersebut kini akan disulap menjadi material pembangunan fasilitas publik, mulai dari suvenir hingga kebutuhan sanitasi seperti WC.
Asisten Perekonomian dan Keuangan (Asperkeu) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan kerja sama ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada limbah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan.
"Kalau yang tahun lalu dijadikan paving block, untuk yang sekarang ini akan dijadikan sarana prasarana, misalnya untuk kebutuhan WC, kemudian juga untuk suvenir,” ujar perempuan yang akrab disapa Elli ini di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
Langkah proaktif ini diambil sebagai solusi jangka panjang atas tumpukan sampah kerang di wilayah pesisir yang sempat viral dan dikeluhkan masyarakat karena aroma serta estetika yang terganggu.
Dengan diolah secara teknis bersama akademisi, limbah tersebut tidak lagi hanya berakhir di tempat pembuangan, melainkan dikembalikan fungsinya sebagai barang fungsional.
Elli menekankan bahwa pengolahan limbah ini mengusung konsep ekonomi sirkular.
Selain efektif menekan pencemaran di wilayah Jakarta Utara, program ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar melalui produksi barang-barang bernilai guna.
Ia juga menyebut program pengolahan limbah kerang menjadi material sarana prasarana ini menjadi bagian dari peta jalan Pemprov DKI dalam menciptakan pengelolaan sampah pesisir yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. (Antara)
Baca Juga: Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas