News / Nasional
Sabtu, 18 April 2026 | 11:06 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan)
Baca 10 detik
  • Prabowo mengunjungi Akademi Militer Magelang pada 18 April 2026 untuk memberikan pengarahan kepada ketua DPRD.
  • Sebanyak 478 ketua DPRD mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang diselenggarakan oleh Lemhannas RI sejak 15 April 2026.
  • Kegiatan ini bertujuan menyinkronkan kebijakan pusat dan daerah serta memperkuat wawasan kebangsaan melalui pelatihan di Lembah Tidar.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Sabtu pagi (18/4/2026). Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini bertujuan untuk memberikan pengarahan langsung kepada 478 ketua DPRD dari seluruh penjuru tanah air.

Presiden mengawali perjalanannya dari kediaman pribadi di Hambalang, Bogor, menuju Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma. Menggunakan pesawat kepresidenan, rombongan terbatas lepas landas sekitar pukul 08.00 WIB menuju Lanud Adisucipto, Yogyakarta, sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Magelang.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi agenda penting Presiden di lembah Tidar tersebut.

"(Presiden Prabowo) menuju Magelang dalam rangka memberi pengarahan kepada ketua DPRD seluruh Indonesia," kata Teddy saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Gemblengan di Lembah Tidar

Para pimpinan legislatif daerah ini tengah mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI pada 15-19 April 2026. Uniknya, selama lima hari di Akmil, 478 ketua DPRD ini tidak mengenakan jas formal, melainkan seragam loreng Komponen Cadangan (Komcad).

Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (kiri) saat parade senja di Lapangan Pancasila Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025). [Tim Media Presiden]

Gubernur Lemhannas RI, TB. Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa materi retret mencakup empat konsensus kebangsaan hingga dinamika geopolitik global. Ace berharap kegiatan ini memberikan perspektif komprehensif bagi pimpinan daerah dalam menjalankan tugasnya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah yang dimulai dari "ketukan palu" para ketua DPRD.

"Ini adalah pimpinan di tingkat lokal yang harus bersinergi dengan kepala daerah. Di palu merekalah, kemudian, sinkronisasi pusat dan daerah juga akan sangat ditentukan. Karena itu, beberapa hari di sini kita berharap menguatkan tiga perspektif tadi," ujar Bima Arya. (Antara)

Baca Juga: Dukungan ke Saiful Mujani Mengalir dari Aktivis, Soroti Kebebasan Kritik di Era Prabowo Subianto

Load More