- Steven Garcia, kontraktor dengan izin keamanan tingkat tinggi di KCNSC, dilaporkan hilang di Albuquerque sejak 28 Agustus 2025.
- Kasus ini menambah daftar 11 ilmuwan dan staf yang terlibat dalam program nuklir serta militer AS yang menghilang.
- Pemerintah AS sedang meninjau insiden tersebut, sementara FBI belum menemukan pola mencurigakan terkait rangkaian hilangnya para ahli tersebut.
Suara.com - Hilangnya seorang kontraktor pemerintah Amerika Serikat kembali menambah panjang daftar misterius ilmuwan dan pakar yang terkait program nuklir dan militer AS.
Kasus terbaru ini membuat total orang yang dilaporkan hilang atau tewas dalam beberapa tahun terakhir mencapai 11 orang.
Steven Garcia (48), seorang kontraktor dengan izin keamanan tingkat tinggi, dilaporkan menghilang pada 28 Agustus 2025 di Albuquerque, New Mexico.
Melansir dari laporan The Economic Times, korban terakhir terlihat meninggalkan rumah dengan berjalan kaki sambil membawa pistol, tanpa tanda-tanda jelas ke mana tujuannya.
Menurut laporan, Garcia bekerja di Kansas City National Security Campus (KCNSC), fasilitas penting yang memproduksi lebih dari 80 persen komponen non-nuklir untuk senjata nuklir AS.
Sumber anonim menyebut perannya sangat krusial karena mengawasi aset bernilai puluhan hingga ratusan juta dolar.
“Posisinya sangat tinggi, mengelola berbagai aset penting, sebagian bersifat rahasia,” ujar sumber tersebut.
Namun, pihak berwenang memperingatkan bahwa Garcia mungkin berbahaya bagi dirinya sendiri.
Meski demikian, sumber lain membantah dugaan bahwa Garcia mengalami gangguan mental atau berniat bunuh diri.
Baca Juga: Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
Perbedaan informasi ini semakin memicu spekulasi liar di publik.
Kasus Garcia disebut memiliki kemiripan dengan hilangnya mantan jenderal Angkatan Udara AS, William Neil McCasland.
McCasland sebelumnya terlibat dalam program senjata luar angkasa rahasia dan sempat dikaitkan dengan isu UFO.
Namun, sang istri menepis keras spekulasi tersebut.
“Dia tidak memiliki pengetahuan khusus soal UFO atau hal-hal semacam itu,” ujarnya, menegaskan bahwa hilangnya McCasland tidak terkait teori konspirasi.
Sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa daftar orang hilang ini mencakup ilmuwan, peneliti, hingga staf yang terkait dengan program nuklir dan antariksa AS.
Sebagian dari mereka juga dikaitkan dengan isu sensitif seperti teknologi militer rahasia.
Spekulasi pun berkembang luas di media sosial, mulai dari dugaan operasi rahasia pemerintah hingga keterlibatan pihak asing.
Bahkan muncul pertanyaan tajam dari jurnalis independen, Apakah pemerintah sendiri yang menyingkirkan orang-orang ini?
Namun hingga kini, belum ada bukti kuat yang mengarah pada konspirasi besar.
Aparat penegak hukum masih menangani setiap kasus secara terpisah dan belum menemukan keterkaitan langsung.
Sementara itu, Presiden Donald Trump memberi sinyal adanya kemungkinan sesuatu yang tidak biasa di balik kasus tersebut.
“Saya baru saja keluar dari pertemuan soal itu, ini hal yang cukup serius. Semoga hanya kebetulan,” kata Trump kepada wartawan, Kamis waktu setempat seperti dilansir dari CBS News.
Trump menambahkan, beberapa dari individu yang terlibat adalah sosok penting dan kasusnya akan ditelusuri lebih lanjut.
Dalam tiga tahun terakhir, sedikitnya 11 ilmuwan yang terkait dengan teknologi nuklir dan luar angkasa dilaporkan meninggal atau hilang.
Para korban emiliki hubungan dengan fasilitas seperti Jet Propulsion Laboratory milik NASA dan Los Alamos National Laboratory.
Sumber pemerintah menyebut FBI tidak melihat pola mencurigakan dalam insiden-insiden ini.
Penanganan kasus ini lebih banyak dilakukan oleh Departemen Energi AS, yang membawahi sejumlah fasilitas terkait.
“FBI mengetahui situasi ini dan memberikan bantuan jika diminta, tetapi biasanya bukan pihak utama dalam kasus seperti ini,” ujar juru bicara FBI, Ben Williamson.
Badan Keamanan Nuklir Nasional (NNSA) juga mengonfirmasi tengah mencermati kekhawatiran publik.
“Kami mengetahui laporan terkait pegawai di fasilitas kami dan sedang meninjau masalah ini,” kata perwakilan NNSA.
Berikut 11 Ilmuwan Nuklir AS yang Hilang Misterius:
- Steven Garcia, 48
- William 'Neil' McCasland, 68
- Anthony Chavez, 79
- Melissa Casias, 54
- Monica Reza, 60
- Nuno Loureiro, 47
- Carl Grillmair, 67
- Michael David Hicks, 59
- Frank Maiwald, 61
- Jason Thomas, 45
- Amy Eskridge
Berita Terkait
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran
-
JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?
-
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung