News / Metropolitan
Senin, 20 April 2026 | 07:36 WIB
Ilustrasi foto pemukiman padat penduduk di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta menuntut pemerintah daerah segera menuntaskan persoalan mendasar warga di wilayah Jakarta Barat secara nyata.
  • Ahmad Ruslan mendorong pemerintah melakukan digitalisasi layanan publik serta memberikan pendampingan UMKM guna mempermudah akses hak dasar warga.
  • Uwais El Qoroni menekankan pentingnya pendekatan berbasis komunitas untuk mengatasi masalah lingkungan dan meningkatkan efektivitas tata kelola kota.

Suara.com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD DKI Jakarta menyoroti sejumlah persoalan mendasar di wilayah Jakarta Barat, mulai dari ketersediaan hunian terjangkau, polusi udara, hingga efektivitas transportasi publik.

Mereka meminta pemerintah daerah memprioritaskan aksi nyata di lapangan daripada sekadar tataran wacana.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, Ahmad Ruslan, menegaskan bahwa penyelesaian masalah warga harus menyentuh akar persoalan di tingkat bawah secara konsisten.

"Harus aktif dalam pendampingan UMKM, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta advokasi warga dalam berbagai persoalan sehari-hari," ujar Ahmad Ruslan dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Ruslan menilai persoalan lingkungan di Jakarta Barat memerlukan penanganan yang lebih taktis.

Selain itu, ia juga mendorong percepatan digitalisasi layanan publik untuk memotong birokrasi yang rumit dan memudahkan masyarakat mengakses hak-hak dasarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Fraksi PKB lainnya, Uwais El Qoroni, menambahkan bahwa relevansi kinerja pemangku kebijakan diukur dari seberapa cepat mereka merespons dinamika masalah perkotaan.

"Harus hadir dan relevan, melalui pendekatan berbasis komunitas melalui dialog warga dan kolaborasi dengan berbagai elemen lokal," tutur Uwais.

Menurut Uwais, pendekatan berbasis komunitas dan dialog langsung dengan warga merupakan metode paling efektif untuk menyerap keluhan terkait tata kelola lingkungan, khususnya di pemukiman padat penduduk.

Baca Juga: Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi

Melalui keterlibatan aktif elemen lokal tersebut, penanganan masalah seperti polusi udara diharapkan dapat menghasilkan solusi jangka panjang yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Konsistensi antara pesan dan tindakan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat," pungkasnya.

Load More