- Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana membantah isu proyek teknologi sistem makan bergizi gratis senilai Rp1,2 triliun fiktif.
- Anggaran dialokasikan untuk pengembangan aplikasi SIPGN dan perangkat IoT yang dikerjakan secara transparan bersama mitra Perum Peruri.
- Proyek yang melibatkan Peruri sebagai GovTech ini bertujuan meningkatkan efisiensi distribusi serta pengawasan data gizi secara real-time.
Suara.com - Isu soal proyek senilai Rp1,2 triliun untuk pengadaan sistem teknologi informasi dalam program makan bergizi gratis (MBG) disebut publik tidak benar-benar ada. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar.
Ia memastikan anggaran tersebut bukan fiktif, melainkan bagian dari program yang terukur dan dijalankan sesuai aturan, serta menegaskan bahwa proses pengadaan dilakukan secara transparan dan diawasi secara ketat.
Dalam penjelasannya, Dadan juga menyinggung keterlibatan Perum Peruri sebagai mitra dalam proyek tersebut.
“Keterlibatan Perum Peruri dalam program strategis ini adalah langkah terintegrasi negara. Perlu ditegaskan bahwa Peruri telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi high security,” ujar Dadan dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Isu ini mencuat seiring sorotan terhadap pengadaan sistem teknologi dalam Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN), termasuk layanan managed service berbasis Internet of Things (IoT).
Ia memaparkan, dari total anggaran yang menjadi perhatian publik, realisasi saat ini difokuskan pada dua kebutuhan utama.
Pertama, pengembangan aplikasi SIPGN dengan nilai sekitar Rp550 miliar yang mencakup berbagai modul sistem. Kedua, penyediaan layanan managed service perangkat IoT dengan nilai sekitar Rp199 miliar.
Menurut Dadan, penunjukan Peruri bukan tanpa dasar. Selain memiliki kapabilitas dalam pengamanan sistem digital, perusahaan tersebut juga memiliki mandat regulasi dalam pengelolaan teknologi pemerintah.
“Seluruh proses kerja sama dengan BGN dijalankan secara transparan, sesuai dengan regulasi yang berlaku, serta mengedepankan prinsip good corporate governance,” katanya.
Baca Juga: Sudah Hitung-hitungan Modal, Uya Kuya Malah Tertarik Bikin Dapur MBG?
Ia menambahkan, posisi Peruri sebagai GovTech Indonesia yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 menjadi landasan dalam pengelolaan transformasi digital nasional, termasuk dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Dalam proyek ini, aspek keamanan data menjadi perhatian utama, mengingat sistem yang dibangun akan mengelola data sensitif terkait kondisi gizi masyarakat.
“Kami memastikan tidak ada celah bagi penyimpangan karena ini menyangkut kedaulatan data gizi rakyat Indonesia,” ujarnya.
Menanggapi isu teknis pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang ikut disorot, Dadan memastikan seluruh tahapan administrasi tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Ke depan, BGN menargetkan sistem SIPGN dan layanan IoT tersebut dapat segera beroperasi secara optimal. Sistem ini diharapkan mampu mendukung distribusi program pemenuhan gizi agar lebih tepat sasaran sekaligus memungkinkan pemantauan secara real-time di berbagai wilayah.
Berita Terkait
-
Sudah Hitung-hitungan Modal, Uya Kuya Malah Tertarik Bikin Dapur MBG?
-
Trauma Rumah Dijarah, Uya Kuya Bikin Sayembara Rp1 Juta Buru Pelaku Hoaks Dapur MBG
-
MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
Anggaran Cuma Rp2,9 M, BPOM Tak Sanggup Awasi Keamanan Menu MBG
-
MBG Basi atau Cuma Nasi-Kentang? Jamintel Kejagung: Foto dan Lapor Lewat Jaga Desa!
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi
-
Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi
-
Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional
-
KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang
-
Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%
-
Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal