News / Internasional
Rabu, 22 April 2026 | 11:29 WIB
Seorang suami di Vietnam tewas akibat dipukul palu oleh sang istri. (Tuoitre)
Baca 10 detik
  • Seorang pria bernama Le Hoang H. tewas akibat perselisihan rumah tangga dengan istrinya di Desa Tan Hoa, Vietnam.
  • Insiden tragis tersebut terjadi pada Selasa, 21 April 2036, sekitar pukul 17.45 waktu setempat akibat rasa cemburu.
  • Istri korban diduga menggunakan palu untuk menyerang suaminya hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian perkara.

Suara.com - Peristiwa tragis terjadi di Provinsi Dong Thap, Vietnam, ketika konflik dalam rumah tangga berujung pada kematian seorang pria.

Aparat kepolisian setempat saat ini masih mendalami penyebab pasti dari insiden yang terjadi di wilayah Desa Tan Hoa tersebut.

Melansir dari Tuoitre, informasi awal menyebutkan, kejadian bermula pada sore hari, sekitar pukul 17.45 waktu setempat, pada Selasa (21/4/2036).

Seorang pria bernama Le Hoang H. terlibat perselisihan dengan istrinya, Tran Thi Thanh Tuyet.

Pertengkaran itu diduga dipicu oleh rasa cemburu yang kemudian membuat ketegangan antara pasangan tersebut. Situasi semakin memanas hingga berujung pada kontak fisik.

Ilustrasi Palu / [Foto SuaraSulsel.id / Muhammad Yunus]

Dalam kondisi emosi, sang istri dilaporkan menggunakan sebuah palu dengan gagang kayu dan kepala berbahan logam untuk menyerang suaminya.

Serangan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka fatal hingga akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Petugas yang datang ke tempat kejadian perkara menemukan sejumlah bercak darah serta sebuah palu yang diduga digunakan dalam insiden tersebut.

Temuan ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan yang tengah dilakukan.

Baca Juga: Kado Hari Kartini, DPR Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang

Setelah menerima laporan dari warga, Kepolisian Provinsi Dong Thap segera bergerak cepat dengan melibatkan tim forensik dan unit terkait.

Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan terhadap jenazah korban guna mengungkap detail kejadian secara menyeluruh.

Hingga kini, pihak berwenang masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan guna memastikan kronologi lengkap serta motif di balik peristiwa tersebut.

Load More