- Sebuah hotel di Osh, Kirgizstan memasang pengumuman diskriminatif yang melarang masuknya orang Yahudi dan hewan ke area hotel.
- Manajemen hotel mengklaim papan kontroversial tersebut dipasang oleh pemilik gedung, meski mereka mengaku telah menentang keputusan itu.
- Akibat tekanan publik dan penyelidikan otoritas setempat, papan tersebut akhirnya dicabut, namun sanksi bagi pelaku belum ditetapkan.
Suara.com - Sebuah pengumuman hotel di kota Osh, Kirgizstan menjadi viral dan membuat geram orang-orang Yahudi di Israel.
Hotel yang berlokasi di kota Osh, Kirgizstan menjadi viral setelah membuat papan pengumuman larangan masuk untuk hewan dan orang Yahudi.
Pengumuman itu disertai dengan gambar coretan bintang Daud dan anjing.
Foto viral ini pertama kali terungkap dari unggahan warganet yang menyebarkan foto papan tersebut.
Tak lama setelah itu, otoritas setempat turun tangan untuk menyelidiki dan memastikan kronologi kejadian.
Manajemen hotel membantah bertanggung jawab penuh atas pemasangan papan tersebut.
Mereka mengklaim bahwa papan itu dipasang atas permintaan pemilik gedung, bahkan pihak hotel disebut menolak keputusan tersebut.
“Papan itu dipasang atas permintaan pemilik bangunan, dan kami menentangnya,” demikian pernyataan pihak hotel seperti dilansir dari Channel 14.
Setelah mendapat tekanan publik dan intervensi aparat penegak hukum, papan kontroversial tersebut akhirnya dicabut dari pintu masuk hotel.
Baca Juga: Iran Gencatan Senjata, Israel Gempur Habis Gaza: Serangan Naik 46 Persen Kata PBB
Namun hingga kini belum ada kejelasan terkait sanksi terhadap pihak yang bertanggung jawab.
Sejumlah media di Israel menyebut tindakan manajemen hotel tersebut sebagai aksi antisemit dan meminta aparat terkait bertindak tegas.
Media Israel mengklaim banyak pihak menilai tindakan tersebut mencerminkan bentuk diskriminasi serius yang tidak dapat ditoleransi.
Berita Terkait
-
Iran Gencatan Senjata, Israel Gempur Habis Gaza: Serangan Naik 46 Persen Kata PBB
-
Awalnya Kesal Gaji Selalu Diminta Setengah oleh Ibu, Endingnya Langsung Sungkem Usai Tahu Faktanya
-
Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat
-
Video Lawas Seskab Teddy Viral di Sosmed, Gaya Larinya saat di Kopassus Jadi Sorotan: Slay Banget
-
Detik-Detik Imam Salat di Depok Meninggal Dunia, Ambruk saat Mau Sujud
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kejar Target Tembus Top 50 Kota Global, Pramono Anung 'Gerilya' ke Tiongkok hingga Jepang
-
Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!
-
Kapal Perang AS Lintasi Selat Malaka, Menlu RI: Patroli di Kawasan
-
Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?
-
Kuota Dipangkas, Jalur Diubah: 30 Ribu Jemaah Iran Berangkat Haji di Tengah Perang
-
Akademisi Tekankan Pengawasan Ketat Aliran Dana Asing, Ini Alasannya
-
Jalur Haji Syam: Rute Legendaris dari Damaskus ke Madinah yang Sarat Makna Spiritual
-
Iran Gencatan Senjata, Israel Gempur Habis Gaza: Serangan Naik 46 Persen Kata PBB
-
Konflik Parkir di Blok M Memanas: Pemilik Lahan Diancam Dibakar hingga Dibunuh
-
Studi: Listrik Bersih Asia Tumbuh 37 Persen, Surya dan Angin Jadi Penggerak Utama