News / Nasional
Rabu, 22 April 2026 | 19:38 WIB
Ketua Pengawas Penyelenggaraan Ibadah Haji, Sufmi Dasco Ahmad, saat melepas keberangkatan Kloter I jemaah Haji Banten di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (22/4/2026).
Baca 10 detik
  • Ketua Pengawas Haji, Sufmi Dasco, menilai pengelolaan haji 2026 oleh kementerian baru berjalan jauh lebih efektif dan terorganisir.
  • Penyelenggaraan haji 2026 di Indonesia menerapkan digitalisasi kartu Nusuk, percepatan visa, serta efisiensi layanan fast track bagi jemaah.
  • Peningkatan fasilitas di Arab Saudi dan embarkasi Indonesia terbukti memberikan kenyamanan bagi jemaah, khususnya kelompok lansia dan risti.

Distribusi kartu nusuk sejak di Indonesia dinilai membantu menjaga keutuhan rombongan jemaah, terutama bagi keluarga, sehingga meminimalkan risiko terpisah di Tanah Suci.

Dengan sistem pelacakan dan data yang terintegrasi, petugas dapat lebih cepat merespons jika ada jemaah yang tersesat atau membutuhkan bantuan medis darurat.

Selain aspek teknis di lapangan, kelancaran administratif menjadi poin krusial dalam keberhasilan tahun ini.

Dasco menyoroti bagaimana proses penerbitan visa bagi ratusan ribu jemaah dan petugas dapat diselesaikan jauh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk soal visa, sudah terselesaikan beberapa hari lalu. Nah, ini sangat berpengaruh terhadap kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini,” katanya.

Momentum Spiritual dan Harapan Jemaah

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa perubahan struktural kementerian bertujuan untuk memberikan ketenangan batin bagi para tamu Allah.

Menurutnya, penyelenggaraan haji bukan sekadar urusan logistik atau administrasi semata, melainkan sebuah amanah besar untuk memfasilitasi perjalanan spiritual bangsa.

“Tentu saja ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang akan kami jalankan sungguh-sunggu," kata dia.

Baca Juga: Dasco Lepas Keberangkatan Kloter I Jemaah Haji ke Mekkah Hari Ini

Irfan menambahkan, kementeriannya sangat memahami nilai emosional dari keberangkatan haji.

Banyak jemaah yang menanti momentum ini dengan penuh kesabaran selama puluhan tahun, sehingga pemerintah wajib memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka.

Keberhasilan awal ini, ditandai dengan pemberangkatan 391 jemaah dari kloter pertama Embarkasi Banten melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dalam prosesi pelepasan tersebut, penyerahan bendera Merah Putih kepada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjadi simbol dimulainya pengabdian negara kepada para jemaah.

Load More