Sekretaris Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan (kanan) resmi diberhentikan pada Rabu (22/4) waktu setempat setelah konflik dengan pihak Pentagon [Istimewa]
Baca 10 detik
- Sekretaris Angkatan Laut AS John Phelan resmi diberhentikan pada Rabu (22/4) akibat konflik internal terkait proyek kapal perang.
- Pemecatan terjadi karena perbedaan pandangan kepemimpinan antara Phelan dengan pihak Pentagon mengenai agenda pembangunan kapal program Donald Trump.
- Hung Cao ditunjuk menggantikan posisi Phelan sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Angkatan Laut untuk memimpin operasi militer strategis Amerika.
Namun di balik kariernya, Phelan dikenal sebagai pengusaha investasi besar dan salah satu donatur Partai Republik.
Ia juga pernah menjadi sorotan setelah namanya tercatat dalam manifes penerbangan jet pribadi milik Jeffrey Epstein, meski ia membantah mengetahui aktivitas kriminal Epstein.
Posisi Phelan akan digantikan oleh Hung Cao, figur militer dengan rekam jejak panjang.
Lahir sebagai pengungsi Vietnam, ia kemudian lulus dari Akademi Angkatan Laut AS dan bertugas di sejumlah zona konflik seperti Irak, Afghanistan, dan Somalia.
Trump sebelumnya memuji Cao sebagai simbol American Dream dan menyebutnya sebagai sosok yang tepat untuk memperkuat kepemimpinan militer AS di tengah agenda pertahanan baru pemerintahannya.
Komentar
Berita Terkait
-
Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!
-
Diusir dari Ruangan, Donald Trump Ngamuk 2 Jam Usai Pilot AS Jatuh di Iran
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?
-
Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz
-
Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Harga Minyak Naik! Pemprov DKI Larang MinyaKita Jadi Bansos Demi Jamin Stok di Pasar
-
Kemnaker Perkuat Vokasi untuk Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri
-
Menkeu Purbaya Usul Pajak di Selat Malaka, Malaysia-Singapura: Jangan Berani-berani!
-
Usut Kasus Ade Armando dan Abu Janda, Polda Metro Uji Video Ceramah JK di Lab Digital Forensik
-
Kronologi Peserta UTBK 2026 Undip Tertangkap Bawa Alat Elektronik Ilegal ke Ruang Ujian
-
Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing
-
Soroti Data Amburadul, DPRD DKI: Penataan Kampung Kumuh Jakarta Tak Tepat Sasaran!
-
Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?
-
Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!
-
ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!